Adira Finance Terbitkan Dua Seri Obligasi dan Sukuk Mudharabah Senilai Rp1,5 Triliun

0
46
Adira Finance Terbitkan Dua Seri Obligasi dan Sukuk Mudharabah Senilai Rp1,5 Triliun

Adira Finance Terbitkan Dua Seri Obligasi dan Sukuk Mudharabah Senilai Rp1,5 Triliun

Obligasi ini adalah bagian dari Obligasi Berkelanjutan V Adira Finance dengan target dana obligasi Rp9 Triliun dan Sukuk Berkelanjutan IV Adira Finance dengan target dana Rp1 Triliun.

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mengumumkan telah melakukan emisi obligasi dan sukuk mudharabah dengan total dana sebesar Rp1,5 Triliun. Dana itu akan digunakan untuk kegiatan pembiayaan konsumen kendaraan bermotor secara konvensional dan berbasis murabahah. 

Dilansir dari pengumuman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada Rabu (1/7) kemarin, penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) V Adira Finance dengan target dana mencapai Rp9 Triliun.  Pada PUB V Tahap I Tahun 2020 ini, perseroan akan menawarkan obligasi dengan jumlah pokok sebesar Rp1,3 Triliun. Obligasi  tersebut terdiri atas dua seri sebagai berikut:

Pertama, Obligasi Seri A.

Ditawarkan sebesar Rp483,95 Miliar dengan bunga obligasi sebesar 6,9 persen per tahun.  Adapun Jangka waktu obligasi adalah 370 hari kalender terhitung sejak tanggal emisi yakni 17 Juli 2021. 

Kedua, Obligasi Seri B.

Ditawarkan sebesar Rp816,05 Miliar dengan bunga Obligasi sebesar 7,9 persen  per tahun. Adapun jangka waktu obligasi adalah 36 bulan terhitung sejak tanggal emisi yakni 7 Juli 2023. 

Sedangkan untuk sukuk mudharabah, penerbitan kali ini merupakan bagian dari PUB IV Adira Finance dengan target dana yang dihimpun mencapai Rp 1 Triliun. Pada PUB IV sukuk mudharabah Tahap I Tahun 2020 ini, perseroan mematok jumlah dana sebesar Rp 200 Miliar. 

Pendapatan bagi hasil sukuk mudharabah yang dihitung berdasarkan perkalian antara nisbah pemegang sukuk mudharabah, maka besarnya nisbah adalah 57,50 persen dari pendapatan yang dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 6,9 persen per tahun. Adapun  jangka waktu sukuk mudharabah adalah 370 hari kalender terhitung sejak tanggal emisi. 

Obligasi maupun sukuk mudharabah tersebut tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan perseroan, baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak. Kedua surat utang itu telah mendapatkan hasil pemeringkatan pada dari PT Pemeringkatan Efek Indonesia (Pefindo) yakni masing-masing idAAA (triple A) untuk obligasi dan idAAA (triple A syariah) untuk sukuk mudharabah. 

Perseroan memperkirakan penerbitan kedua surat utang itu telah efektif pada 30 Juni 2020 dan masuk pada masa penawaran umum pada 1-2 Juli 2020. Dilanjutkan pada tanggal penjatahan pada 3 Juli 2020. Kemudian distribusi secara elektronik (tanggal emisi) pada 7 Juli 2020. 

Adapun yang bertindak selaku penjamin pelaksana emisi sukuk mudharabah yakni PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT RHB Sekuritas Indonesia, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Deretan penjamin pelaksana itu juga berlaku pada emisi obligasi dengan tambahan PT OCBC Sekuritas Indonesia. Kemudian, yang bertindak sebagai wali amanat dari kedua surat utang itu ilah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan Adira Finance sampai akhir tahun lalu, kinerja pembiayaan konsumen konvensional tercatat mencapai Rp26,79 Triliun atau naik sebesar 15,23 persen (yoy). Sedangkan, pembiayaan pembiayaan murabahah tercatat mencapai Rp2,82 Triliun atau turun sebesar 34,05 persen (yoy). Berikutnya, terkait pembiayaan bermasalah relatif menurun menjadi sebesar 1,7 persen. Pada saat yang sama Adira Finance membukukan total aset mencapai Rp35,11 Triliun atau tumbuh sebesar 11,49 persen (yoy), dengan gearing ratio sebesar 2,8 kali. Terakhir, terkait laba bersih yang dihimpun mencapai Rp2,11 Triliun atau meningkat 16,14 persen (yoy). 

 

 SF

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*