Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang, Kemenhub Siapkan Aturan Pengendalian Transportasi

0
51
Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang, Kemenhub Siapkan Aturan Pengendalian Transportasi

Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang, Kemenhub Siapkan Aturan Pengendalian Transportasi

Kemenhub akan berkoordinasi dengan Polri secara intens untuk mengatur dan mengawasi kondisi di lapangan

Pemerintah akhirnya memutuskan melarang mudik lebaran tahun ini.  Menindaklanjuti keputusan tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempersiapkan aturan pengendalian transportasi pada mudik lebaran 2021.

“Aturan tersebut berkaitan dengan pengaturan transportasi umum dan syarat perjalanan. Kemenhub juga berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19, Kementerian/Lembaga terkait, TNI/Polri, dan Pemerintah Daerah,” ucap  Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangan tertulis, Pada Jumat (23/3).

Adit juga menyampaikan, pengawasan secara ketat akan dilakukan, yaitu dengan meningkatkan seluruh sumber daya yang bertujuan seluruh protokol kesehatan diterapkan dengan disiplin dan konsisten baik operator transportasinya, juga masyarakat yang menjadi penumpang.

Kemenhub akan berkoordinasi dengan Polri secara intens untuk mengatur dan mengawasi kondisi di lapangan. Selain itu, Kemenhub juga akan mempersiapkan langkah-langkah guna memberikan kepastian kelancaran angkutan barang/logistik dalam rangka menjaga ketersediaan logistik khususnya kebutuhan dasar masyarakat dan guna mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.

Aturan berupa Surat Edaran tentang protokol kesehatan secara ketat, mulai dari keberangkatan, dalam perjalanan, hingga kedatangan sudah diterbitkan. Aturan ini akan berlaku untuk transportasi pribadi maupun umum,

Sesuai dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK), Muhadjir Effendy, aturan larangan mudik ini berlaku mulai 6-17 Mei 2021. Larangan ini juga diberlakukan untuk semua aparatur sipil negara, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat.

Keputusan ini diambil mengingat tingginya angka penularan dan kematian akibat covid-19 setelah beberapa hari libur Natal dan Tahun Baru.

“Larangan mudik akan mulai pada 6-17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah waktu tersebut, dihimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah, kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu,” tegas Muhadjir.

RW

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*