Ini Tips Lolos Rekrutmen BUMN Bagi Sarjana Hukum

Ini Tips Lolos Rekrutmen BUMN Bagi Sarjana Hukum

Ini Tips Lolos Rekrutmen BUMN Bagi Sarjana Hukum

“Peserta harus menyiapkan diri agar bisa lolos hingga tahap akhir. Untuk Sarjana Hukum pastikan memahami aspek hukum terkait dengan BUMN.”

Mulai hari Senin 9 Mei 2022 kemarin, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mengumumkan hasil registrasi online dan seleksi administrasi Rekrutmen Bersama BUMN 2022. 

Pengumuman ini merupakan tahapan pertama dari seleksi Rekrutmen Bersama BUMN 2022 yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan seleksi tahap dua yaitu Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan core values BUMN yang akan dilaksanakan dari tanggal 17 Mei hingga 27 Mei 2022, seleksi tahap tiga yaitu Tes Kemampuan Bidang (TKB), wawancara, dan Medical Check Up (MCU) yang akan dilaksanakan dari 12 Juni hingga 25 Juni 2022, serta Pengumuman Akhir yang akan dilaksanakan tanggal 4 Juli 2022.

Dilansir dari data Forum Human Capital Indonesia (FHCI), jumlah pendaftar lowongan BUMN tahun 2022 ini mencapai 1,3 juta orang dengan hampir 800 ribu orang melamar ke posisi-posisi yang tersedia dari lowongan yang ada.

Mengingat jumlah kesempatan yang dibuka pada Rekrutmen Bersama BUMN 2022 ini hanya berjumlah 2700 lowongan kerja, Syara, pegawai bagian contract management salah satu BUMN, memberikan tips dan trik dalam menempuh tiap tahapan seleksi tersebut.

  1. Berlatih dari jauh-jauh hari
    Dalam mengikuti TKD, Syara memberikan tips kepada peserta Rekrutmen Bersama BUMN 2022 untuk mulai berlatih mengerjakan TKD dari contoh-contoh Tes Potensi Akademik (TPA) yang tersedia di publik sedari sekarang. Hal ini dilakukan supaya peserta dapat mulai “memfimiliarkan” diri dengan kemungkinan soal-soal TKD yang akan keluar nantinya.“Saya menyarankan untuk banyak berlatih soal TPA untuk BUMN maupun tes kerja lainnya. Selain berguna untuk TKD BUMN, ilmu tersebut akan terpakai di tes kerja lainnya. Saya berlatih dengan tes CPNS dan tes kerja lainnya. Karena sudah terbiasa dan familiar dengan soalnya, jadi terasa lebih mudah dan usahakan untuk menjawab semuanya meskipun belum yakin benar,” jelasnya.

    Selain itu, ia juga memberikan tips kepada peserta untuk mulai membiasakan diri untuk berlatih melakukan interview secara mandiri. Hal ini dapat dilakukan dengan mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang berkemungkinan untuk keluar lalu peserta dapat berlatih menjawabnya didepan cermin maupun kamera.

  2. Banyak membaca materi-materi seleksi
    Menurutnya, penting bagi peserta untuk banyak membaca mengenai nilai-nilai dalam BUMN seperti apa itu nilai AKHLAK BUMN dan bagaimana AKHLAK BUMN dapat diterapkan dalam keseharian.“Untuk test core values BUMN bisa dengan banyak membaca di internet mengenai apa itu AKHLAK dan bagaimana menanamkan nilai AKHLAK di keseharian, karena AKHLAK merupakan budaya perusahaan BUMN sehingga penting untuk diimplementasikan di dunia kerja nanti,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Syara juga menambahkan bagi peserta yang bersarjana hukum untuk banyak membaca mengenai hukum seputar bisnis yang berkaitan dengan perusahaan BUMN tersebut, UU BUMN, serta mempelajari kembali aspek Hukum Perusahaan, Hukum Perdata, dan Hukum Acara Perdata. Hal ini disebabkan  bahwa pekerjaan-pekerjaan yang nantinya akan dikerjakan tidak akan jauh-jauh dari aspek hukum tersebut.

  3. Ubah pola hidup sehat
    Dalam mengikuti seleksi MCU, Syara menjelaskan agar peserta mulai mengubah pola hidup hidup menuju pola hidup sehat. Hal ini dilakukan supaya peserta tidak memiliki kendala saat hendak mengikut tahapan seleksi MCU ini.“Lebih baik disiapkan dari jauh hari, dengan menerapkan pola hidup sehat seperti makan makanan dengan gizi seimbang dan berolahraga 3-4 kali dalam seminggu,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Syara juga memberikan tips terkait aspek yang perlu diperhatikan saat offering kontrak apabila diterima di BUMN nantinya.

“Benefit dari perusahaan sangat penting bagi karyawan (untuk diperhatikan) jika (calon pegawai) ingin menetap di perusahaan tersebut dalam jangka waktu yang lama, seperti fasilitas kesehatan, hak cuti, dan hak karyawan lainnya. Selain itu, perlu dilihat juga apakah perusahaan (BUMN) tersebut dapat menjadi wadah kita untuk terus mengasah skill dan ilmu lebih dalam lagi, lingkungan kerja sangat penting di dunia kerja dan bisa mempengaruhi performa kinerja kita sebagai karyawan,” ujarnya.

Syara menambahkan agar calon pegawai dalam menerima offering nantinya agar memperhatikan terkait penalti yang dapat diterima pegawai apabila ia hendak keluar dari perusahaan BUMN tersebut. Hal ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan apabila calon pegawai nantinya memiliki keinginan untuk pindah dari perusahaan tersebut.

AA

Dipromosikan