Electrum, Ambisi Toba Energy Kejar Green Business

Electrum, Ambisi Toba Energy Kejar Green Business
Image Source by bisnis.com

Electrum, Ambisi Toba Energy Kejar Green Business

“Pada 2024, TOBA menargetkan kontribusi pendapatan usaha berasal dari green business mencapai 50% dari pendapatan. Adapun Green business ini terdiri atas dua pilar bisnis, yakni energi terbarukan (renewable) dan electric vehicle (EV).”

PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) saat ini semakin gencar dalam merambah bisnis energi baru terbarukan (EBT). Hal ini dibuktikan dengan dibentuknya perusahaan joint venture TBS Energi Utama dengan Gojek, yakni Electrum.

Electrum merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan dan manufaktur kendaraan listrik roda dua. Kegiatan usaha lainnya dari perusahaan ini juga mencakup teknologi pengemasan baterai, infrastruktur penukaran baterai, hingga pembiayaan untuk memiliki kendaraan listrik.

Wakil Presiden Direktur TBS Energi Utama, Pandu Sjahrir, mengatakan bahwa kedua perusahaan dalam hal ini telah menyiapkan total dana investasi hingga tahun 2025 sebesar US$ 1 miliar atau setara Rp 14 triliun. Pandu juga mengatakan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan akan adanya pendanaan dari pihak ketiga dalam proyek ini.

“Dana bisa dari cash flow kedua perusahaan, dan juga dari JV partner. Dan bisa saja satu atau dua tahun ke depan bila ada dana pihak ketiga selama pendanaannya strategis, bisa saja. Tetapi saat ini budget-nya seperti itu,” jelas Pandu.

Lebih lanjut, Head of Corporate Strategy TBS Energi Utama, Nafi Achmad Sentausa, juga mengungkapkan bahwa Electrum memiliki target penjualan 500 ribu motor pada 2025. Demikian untuk mendukung capaian tersebut, TBS Energi Utama dan Gojek menargetkan pada akhir 2022 sampai awal 2023 proses pembangunan fasilitas manufaktur dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik Electrum dapat telah dimulai.

“Targetnya akhir tahun ini sampai awal tahun depan kami sudah bisa mulai groundbreaking fasilitas manufaktur untuk mulai produksi dan menjual secara komersial di 2024,” ujarnya.

Diketahui TBS Energi belakangan ini sedang gencar melakukan diversifikasi bisnisnya ke segmen non-batubara. Pada 2024, TOBA menargetkan kontribusi pendapatan usaha berasal dari green business mencapai 50% dari pendapatan. Adapun Green business ini terdiri atas dua pilar bisnis, yakni energi terbarukan (renewable) dan electric vehicle (EV).

“Ini merupakan awal yang baik untuk terus mengembangkan ekosistem EV di Indonesia serta dapat menjadi pertimbangan selanjutnya bagi Electrum untuk meningkatkan jumlah ketersediaan ribuan motor listrik dan memperluas cakupan wilayah operasionalnya,” ujar Pandu.

 

AA

Dipromosikan