Mengapa Pemilihan KBLI Sangat Penting?

Mengapa Pemilihan KBLI Sangat Penting?

Dalam dunia bisnis yang semakin terdigitalisasi, kemudahan dalam mengurus perizinan menjadi salah satu faktor utama bagi pelaku usaha. Di Indonesia, proses perizinan yang saat ini terpusat dalam OSS RBA mewajibkan setiap bisnis untuk memilih KBLI yang sesuai.

Namun, masih banyak pelaku usaha yang bingung dalam menentukan KBLI yang tepat untuk bisnis mereka. Kesalahan dalam memilih KBLI bisa berdampak pada kendala perizinan, kesulitan mengurus izin tambahan, atau bahkan hambatan dalam ekspansi bisnis.

Alasan pentingnya cermat dan kesesuaian dalam penentuan KBLI:

  1. Dapat menentukan Jenis Perizinan yang Dibutuhkan
    KBLI yang dipilih akan menentukan apakah bisnis Anda hanya memerlukan Nomor Induk Berusaha (NIB) atau perlu izin tambahan dari instansi terkait.
  2. Dapat mempermudah Kepatuhan Regulasi
    Dengan KBLI yang tepat, Anda bisa memastikan bisnis berjalan sesuai aturan dan menghindari potensi masalah hukum di masa depan.
  3. Dapat mendukung Kemudahan Berusaha & Akses Pendanaan
    KBLI yang sesuai juga mempengaruhi peluang mendapatkan pendanaan atau insentif dari pemerintah maupun investor.

Berikut tips memilih KBLI yang Tepat untuk para Pelaku Usaha:

  1. Identifikasi Jenis Usaha Secara Spesifik
    Pastikan Anda memahami jenis usaha yang dijalankan. Misalnya:
    – Apakah bisnis Anda perdagangan besar atau eceran?
    – Apakah Anda menjual produk fisik atau layanan digital?
    – Apakah bisnis berbasis online atau memiliki toko fisik?
    Semakin spesifik, semakin mudah menemukan KBLI yang sesuai.
  2. Gunakan Pencarian KBLI Secara Online
    Pelaku usaha dapat mengecek daftar KBLI melalui:
    Portal OSS RBA → https://oss.go.id (https://oss.go.id/)
  3. Pahami Kategori Risiko dalam OSS RBA
    KBLI dalam OSS dikategorikan berdasarkan tingkat risiko:
    – Risiko Rendah → Hanya membutuhkan NIB.
    – Risiko Menengah Rendah → Memerlukan Sertifikat Standar (self-declare).
    – Risiko Menengah Tinggi → Sertifikat Standar setelah verifikasi.
    – Risiko Tinggi → Memerlukan izin tambahan dari instansi terkait.
    Memahami kategori ini membantu Anda mengetahui apakah bisnis membutuhkan izin tambahan atau tidak.
  4. Perhatikan Kesesuaian dengan Kegiatan Usah
    Dalam menentukan KBLI Anda dapat memilih lebih dari satu kegiatan usaha. Apabila kegiatan usaha anda lebih dari satu aktivitas, anda dapat memilih KBLI lain selama masih relevan dengan operasional usaha anda.
    Misalnya:
    – Perdagangan Pakaian → KBLI 47711 (Perdagangan Eceran Pakaian)
    – Produksi dan Penjualan Baju Sendiri → KBLI 14111 (Industri Pakaian Jadi)

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Arief Daffa Rahmawan, Project Associate & Legal Consultant at SmartLegal ID.

Dipromosikan