Tambah Daftar Panjang, Kini Giliran Startup Pahamify PHK Karyawannya

Tambah Daftar Panjang, Kini Giliran Startup Pahamify PHK Karyawannya
Image Source by pahamify.com

Tambah Daftar Panjang, Kini Giliran Startup Pahamify PHK Karyawannya

“Co-Founder Pahamify, Syarif Rousyan Fikri, mengatakan bahwa aksi korporasi ini dilakukan dengan tujuan optimalisasi bisnis.”

Pada minggu ini, perusahaan startup layanan pendidikan digital, Pahamify, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada sejumlah karyawannya. Chief Executive Officer sekaligus Co-Founder Pahamify, Syarif Rousyan Fikri, pun mengkonfirmasi hal tersebut dan mengatakan bahwa aksi korporasi ini dilakukan dengan tujuan optimalisasi bisnis.

“Setelah mengevaluasi bisnis kami, kami telah memutuskan untuk mengoptimalkan proses bisnis kami yang mengharuskan kami untuk berpisah dengan beberapa karyawan,” ujar Syarief kepada wartawan, Kamis (2/6/2022).

Lebih lanjut, pihaknya tidak menyebutkan secara rinci terkait jumlah karyawan yang mengalami PHK tersebut. Akan tetapi, Syarief menegaskan bahwa perusahaan akan terus tunduk kepada regulasi terkait yang berlaku untuk memenuhi hak karyawan yang terkena PHK.

“Jumlah karyawan yang terpengaruh lebih sedikit daripada yang disarankan rumor,” singkatnya.

Sebagai tambahan informasi, Pahamify pada tahun 2021 telah mencatatkan beberapa pencapaian dan perkembangan dalam sistem layanan belajar. Salah satunya Pahamify terpilih menjadi satu dari delapan startup Indonesia yang lolos seleksi program Google for Startups Accelerator dan sukses menyelesaikan program tersebut pada Juni 2021.

Lebih lanjut, pada 2020 Pahamify juga tercatat mendapatkan sejumlah pendanaan seri A dari Shunwei Capital diikuti oleh Lien Family Office (Wah Hin), dan sejumlah angel investor, serta partisipasi dari investor sebelumnya Insignia Ventures.

Selain itu, aplikasi Pahamify juga diketahui telah diunduh lebih dari satu juta kali. Hal ini dinilai perusahaan sebagai capaian yang menunjukan hasil pertumbuhan yang signifikan karena ide-ide besarnya tentang produk pembelajaran berbasis gamifikasi di Indonesia.

 

AA

Dipromosikan