Akuisisi Pinehill oleh Indofood CBP Sukses Makmur Dinilai Sebagai Langkah Strategis Perluas Pasar Lintas Transnasional
Pinehill mempunyai jaringan distribusi di 33 negara dengan total populasi sekitar 885 Juta orang. Sehingga, strategi perluasan pasar tentunya sangat diperlukan untuk menjaga margin bisnis dalam jangka panjang.
Jumat (22/5) lalu, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) meneken perjanjian dengan Pinehill Corpora Limited dan Steele Lake. Transaksi yang ditandatangani tersebut bernilai US$ 2,99 Miliar atau setara dengan Rp 44,25 Triliun. ICBP akan membayar akuisisi sebesar US$ 300 juta dengan dana kas internal yang dihasilkan dari kegiatan usaha. Sisanya, akan dibiayai dari fasilitas pinjaman dari lembaga perbankan.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur CSA Institute, Aria Santoso menilai secara strategis. Menurunnya, akuisisi ini merupakan suatu ekspansi lintas bangsa atau transnasional yang menyediakan proses produksi di berbagai negara yang menjadi pasar tujuan.
Aria menuturkan, langkah tersebut juga merupakan suatu efisiensi biaya dan efisiensi tenggang waktu yang dibutuhkan agar produk sampai ke tangan konsumen dalam waktu yang lebih singkat.
“Di sisi lain karena transaksi ini merupakan transaksi terafiliasi, maka perlu ditelaah lebih lanjut dari sisi valuasi harga yang disepakati,” ujarnya di Jakarta, Senin (25/5) lalu.
Senada, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Okie Ardiastama menilai, jika memang tujuan akuisisi untuk memperluas pasar dengan peluang yang juga lebih baik, harga pelaksanaan akuisisi yang mencapai Rp 44 Triliun dapat dikatakan layak.
“Akan tetapi, saat ini proses penjajakan juga masih akan berlangsung. Terkait nilai pembelian mungkin perlu dikaji lagi apakah terlalu mahal, murah atau wajar,” katanya.
Okie menjelaskan, yang perlu dilihat adalah prospek dari kerjasama tersebut. Katanya, berdasarkan data, Pinehill mempunyai jaringan distribusi di 33 negara dengan total populasi sekitar 885 Juta orang.
“Strategi perluasan pasar tentunya sangat diperlukan untuk menjaga margin bisnis dalam jangka panjang. Ditambah hal tersebut harusnya meningkatkan brand dari ICBP itu sendiri di pasar luar negeri,” tukasnya.
Okie memandang, rencana akuisisi ini cukup bagus bagi ICBP. Sebab, kata Okie, sejauh ini kontributor dari penjualan ICBP masih didominasi pasar dalam negeri.
“Dengan adanya akuisisi ini, maka jalur distribusi baru akan semakin terbuka dan diharapkan berkontribusi terhadap penjualan luar negeri,” tutupnya.
Di tempat terpisah, Analis BNI Sekuritas, William Siregar berpendapat, pihaknya tetap netral menanggapi akuisisi anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) tersebut dengan grup Pinehill.
“Kita assume kalau 90 persen dari transaction dari utang, dengan asumsi interest rate at least 5 persen, itu interest expense masih di US$121,4 million, slightly less from its profit guarantee of US$128 million,” ujarnya.
Kendati demikian, William meyakini prospek menengah dan jangka panjang produsen Indomie tersebut kian cemerlang. Ia menyebutkan, pasar Indonesia saat ini sudah cukup mature, sehingga, ICBP diproyeksikan akan lebih agresif dalam memasarkan produknya ke kawasan timur tengah dan menambah pangsa pasar secara global.
“Prospek kita pikir masih akan menarik di 2020, meskipun pertumbuhannya akan lebih rendah dari 2019. Kita pikir aksi korporasi akuisisi Pinehill juga akan tetap menarik untuk compensate potential market outside Indonesia. Prospek di middle east itu masih menarik sekali, karena jumlah potensi market-nya double than Indonesia,” jelasnya.
William menerangkan, seperti yang dilakukan perseroan pada kuartal pertama tahun ini, ICBP kemungkinan akan melanjutkan efisiensi agar bisa menjaga penjualannya tetap stabil pada kuartal ini.
“Pertumbuhan laba ICBP sebesar 48,26 persen secara tahunan ditopang oleh efisiensi dan pendapatan lain dari keuntungan selisih kurs selama triwulan pertama. Kalau dari 2 kali aksi korporasi terakhir Indofood, harga sahamnya setelah pengumuman akuisisi selalu bereaksi negatif, at least minus 5 persen. Jadi kemungkinan besar besok harga sahamnya akan demikian terkoreksi,” imbuhnya.
Seirama, Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menyatakan. kemungkinan besar potensi debt to equity ratio ICBP akan semakin membengkak.
“Tapi, kalau perseroan mampu ekspansif ke luar negeri maka masih bisa diapresiasi,” ujarnya.
Nafan mengungkapkan, dirinya belum bisa memastikan harga saham emiten tersebut akan terkoreksi pada perdagangan esok hari. Menurutnya, laju pergerakannya akan sangat bergantung pada sentimen eksternal dan makro ekonomi domestik.
“Pada februari lalu, harga sahamnya anjlok akibat sentimen pasar yang berasumsi ICBP akan mengakuisisi di harga premium. Tapi, pada tanggal 26 dan 27 Maret sudah berhasil rebound ICBP-nya. Karenanya saya merekomendasikan tahan atau mencicil saham ICBP dengan area beli Rp9.600 dan target profit hingga Rp10.750 dalam jangka pendek dan menengah,” pungkasnya.
Sebagai referensi, setelah didengungkan sejak Februari 2020, PT ICBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) akhirnya meneken perjanjian jual beli bersyarat dengan telah diterbitkan Pinehill Company.
Secara rinci, berdasarkan perjanjian tersebut yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Pinehill Corpora dan Steele Lake atau para penjual setuju dengan syarat untuk menjual dan mengalihkan seluruh saham yang telah diterbitkan oleh Pinehill Company yang saat ini mempunyai penyertaan saham dalam anak perusahaan yang dikonsolidasikan. Adapun berapa penyertaan saham Pinehill Company yakni:
Pertama, 59% saham Pinehill Arabia Food Limited.
Perseroan yang didirikan di Kerajaan Saudi Arabia, yang kegiatan usaha utamanya yakni di bisnis industri manufaktur mie instan di Kerajaan Saudi Arabia.
Kedua, 100% saham Platinum Stream Profits Limited.
Perseroan yang didirikan di BVI (British Virgin Island) dan bergerak di bidang investasi. Saat ini Platinum juga memiliki penyertaan sebesar 48,99% saham Dufil Prima Foods Plc, perseroan terbatas terbuka di Federal Republik Nigeria. Bisnis utamanya di bidang industri manufaktur mie instan Republik Nigeria dan Republik Ghana.
Ketiga, 59% saham Salim Wazaran Group Limited.
Perseroan yang didirikan dan berdiri berdasarkan hukum negara BVI, yang bergerak di bidang investasi.
Saat ini, Salim Wazaran memiliki penyertaan baik langsung maupun tidak langsung paling sedikit sekitar 80% saham dalam anak perusahaan yang dikonsolidasikan, semuanya di bisnis manufaktur dan distribusi mi instan di masing-masing yurisdiksi, yaitu Republik Mesir, Republik Kenya, Kerajaan Maroko dan Republik Serbia.
Keempat, 59% saham Salim Wazaran Gida Sanayi Ve Yatirim Anonim Sirketi.
Perusahaan joint stock yang didirikan dan berdiri berdasarkan hukum negara Republik Turki. Perusahaan ini bergerak di bidang investasi yang saat ini memiliki penyertaan sebanyak 80% saham Adkoturk Gida Sanayi Ve Ticaret Limited Sirketi, perusahaan di Turki, yang kegiatan usaha di bidang industri manufaktur mie instan di Republik Turki.
Adapun, Pinehill Corpora masih terafiliasi dengan ICBP karena merupakan konsorsium di mana Anthoni Salim memiliki penyertaan secara tidak langsung sekitar sebesar 49% saham Pinehill Corpora.
Selain itu, kerabat Anthoni Salim juga memiliki penyertaaan secara tidak langsung 8,3% di Pinehill Corpora, sisanya 42,7% saham Pinehill Corpora dimiliki oleh pihak ketiga independen.
Sementara itu, Steele Lake dimiliki secara tidak langsung oleh ASM Telok Ayer Fund, reksa dana discretionary yang dikelola dan dikendalikan oleh Argyle Street Management Limited (ASM). ASM didirikan pada 2002 dan berpusat di Hong Kong. ASM adalah pengelola aset yang memiliki lisensi dari the Securities and Futures Commission of Hong Kong dan beroperasi di Asia Tenggara dan Republik Rakyat Tiongkok. Mekanisme pembayaran kepada Pinehill Corpora yakni pembayaran sebesar US$ 1,19 miliar akan dibayar pada tanggal penyelesaian rencana transaksi.
Kemudian, pembayaran sebesar US$ 331,50 juta akan ditahan oleh perseroan dan baru akan dibayar oleh ICBP kepada Pinehill Corpora, dengan tergantung pada ketentuan mengenai penyesuaian harga pembelian, pada 30 April 2022 atau tanggal lain setelah penyesuaian harga pembelian ditentukan secara definitif.
Adapun pembayaran untuk saham yang dijual Steele Lake, pembayaran sebesar US$ 1,15 miliar akan dibayar pada tanggal penyelesaian rencana transaksi.
Sementara, pembayaran sebesar US$ 318,50 juta akan ditahan oleh ICBP dan baru akan dibayar oleh ICBP kepada Steele Lake; dengan tergantung pada ketentuan mengenai penyesuaian harga pembelian, pada 30 April 2022 atau tanggal lain setelah penyesuaian harga pembelian ditentukan secara definitif.
Penyelesaian rencana transaksi akan dilakukan pada tanggal yang jatuh pada 5 hari kerja setelah tanggal di mana semua persyaratan rencana transaksi dipenuhi atau diabaikan.
SF








































