Aplikasi BintanGO Raup Pendanaan US$ 2,1 Juta
BintanGO sendiri adalah sebuah aplikasi yang menawarkan personalisasi video dari seorang public figure dengan membayar sejumlah uang kepada mereka.
PT Stargo Digital Indonesia atau yang lebih dikenal dengan BintanGO baru-baru ini mendapatkan pendanaan sebesar US$ 2,1 juta atau lebih kurang Rp30 miliar. Pendanaan ini dipimpin oleh Investible dan eWTP Technology & Innovation Fund. Selain kedua perusahaan tersebut, pendanaan ini juga diikuti oleh beberapa perusahaan investasi terkemuka lainnya, seperti Farquhar, Aksara, Redbadge Pacific, Moonshot Ventures, Plug and Play, Mulia Sky Capital, dan United Creative. Pendanaan yang didapatkan oleh BintanGO ini melanjutkan dari pendanaan terakhir pada putaran pra-bibit sebesar US$ 500.000 pada Juni 2021.
BintanGO sendiri adalah sebuah aplikasi yang menawarkan personalisasi video dari seorang public figure dengan membayar sejumlah uang kepada mereka. Nantinya, para penggemar dari public figure tersebut dapat meminta dibuatkan ucapan yang telah dipersonalisasikan bagi mereka untuk kondisi-kondisi yang diinginkan, seperti ucapan ulang tahun, anniversary, memberikan pertanyaan, meminta lagu tertentu untuk dinyanyikan, video khusus, memberikan kata motivasi, dan kepentingan-kepentingan lainnya yang disepakati para pihak.
Terdapat lebih dari 4000 selebriti dan content creator pada BintanGO dengan berbagai bidang yang berbeda, seperti aktor, komedian, model, musisi, atlet, dan publik figur lainnya. Startup ini menawarkan all-in-one kepada para kreator untuk dapat memonetisasi setiap konten yang dihasilkannya. Nantinya, kreator dapat mengelola konten-konten yang dimiliki dengan berkolaborasi bersama brand, mendapatkan layanan finansial, dan juga mudah dalam mengembangkan bisnis yang dijalankan.
CEO dan pendiri dari BintanGO, Jason Lee, mengatakan bahwa tantangan utama yang dihadapi oleh konten kreator di Indonesia ialah mengelola setiap sumber pendapatan yang didapatkan, pembuatan faktur, dan juga pengaturan pembayarannya. Konten kreator ini juga sulit untuk mendapatkan pembiayaan dan kredit dari lembaga keuangan mengingat mereka masih tergolong sebagai pekerja informal. Oleh karena itu, BintanGO hadir untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Selain itu, ada pula konten kreator yang masih mikro ingin bergabung dengan BintanGO untuk dapat mengkonversikan konten yang mereka miliki menjadi bisnis yang menghasilkan. Perbedaan yang dibawakan oleh BintanGO dibandingkan dengan situs atau aplikasi lainnya adalah BintanGO menyediakan solusi invoice finance kepada kreator. Hal ini didasarkan karena kreator kerap kali tidak mendapatkan pembayaran dalam waktu 60 hingga 90 hari setelah dilakukannya proyek, sehingga BintanGO menawarkan solusi untuk melakukan pembayaran di muka (upfront fee).
FDW








































