Bank Syariah Indonesia Akui Belum Penuhi Aturan BEI Terkait “Free Float”, Apa Itu?
“Sebagaimana diketahui, perusahaan Gojek Tokopedia GoTo (GOTO) juga sempat dipersoalkan terkait dengan ketentuan free float minimal 7,5% ini.”
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Hery Gunardi, dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI mengatakan bahwa saat ini jumlah saham BSI yang beredar di pasar hanya berjumlah sekitar 7,07 persen. Jumlah ini diketahui belum memenuhi aturan minimal yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait dengan free float.
“Publik itu adalah investor, ada juga mungkin lembaga yang kecil-kecil. Memang dari sisi free float kita masih di bawah threshold dari regulator,” ujar Hery dalam RDP tersebut, Selasa, (20/09/2022).
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor Kep-00101/BEI/12-2021 BEI menetapkan syarat minimal saham free float paling sedikit 50 juta saham dan paling sedikit 7,5% dari jumlah saham yang tercatat. Ketentuan free float saham ini merupakan salah satu syarat agar bagi emiten untuk tetap tercatat di BEI.
Hery menuturkan bahwa untuk saat ini komposisi kepemilikan saham BSI masih mayoritas didominasi oleh Bank Mandiri dengan menguasai saham BSI sejumlah 50,83%.
Setelah itu, pemegang saham disusul dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memiliki saham sebesar 24,85% dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 17,25%.
Minimal perusahaan publik itu free float saham publiknya minimal 7,5%, Bank Syariah Indonesia baru 7%, masih di bawah ketentuan. BSI itu sebenarnya kalau dihitung di nomor 14 di dunia dari sisi market capitalization. Market capitalization maka jumlah saham yang dimiliki kali harga saham, US$ 3,69 miliar itu market cap-nya kita,” tutur Hery.
Sebagaimana diketahui, perusahaan Gojek Tokopedia GoTo (GOTO) juga sempat dipersoalkan terkait dengan ketentuan free float minimal 7,5% ini. Akan tetapi, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menyatakan bahwa GOTO telah sesuai atau comply dengan aturan free float. “Jumlah minimal tersebut telah dipenuhi GOTO,” ujar I Gede Nyoman dikutip CNBC Indonesia, Selasa, (20/09/2022).
AA








































