Disetujui, Anggaran Kemenko Perekonomian 2021 Naik Rp443 Miliar

Disetujui, Anggaran Kemenko Perekonomian 2021 Naik Rp443 Miliar

Disetujui, Anggaran Kemenko Perekonomian 2021 Naik Rp443 Miliar

Penambahan pagu anggaran  Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) untuk Tahun Anggaran (TA) 2021 sebesar Rp50 Miliar nantinya dialokasikan untuk Komite Kebijakan dan Sekretariat Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN).

Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Banggar DPR RI) menyetujui penambahan pagu anggaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) untuk Tahun Anggaran (TA) 2021 sebesar Rp50 Miliar. Atas hal tersebut, pagu anggaran Kemenko Perekonomian menjadi sebesar Rp443,3 Miliar dari pagu indikatif Rp393,3 Miliar.

“Usulan penambahan anggaran sebesar Rp50 Miliar yang dialokasikan untuk Komite Kebijakan dan Sekretariat Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN),” ungkap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rapat Kerja Banggar DPR RI dengan 4 Menko tentang RKAK/L Pagu Anggaran Tahun 2021, Selasa (8/9).

Melansir dari keterangan tertulis Kemenko Perekonomian, sebab naiknya pagu anggaran ini adalah pelaksana kebijakan dan dukungan manajemen di Kemenko Perekonomian masih belum terakomodasi dalam pagu anggaran Kemenko Perekonomian 2021. “Oleh karena itu, kami mohon tambahan anggaran Rp50 Miliar sehingga bisa dilakukan berbagai kegiatan di Kemenko Perekonomian, baik koordinasi tingkat menteri, pemerintah daerah, dan monev (monitoring dan evaluasi),” ungkap Airlangga.

Adapun pagu anggaran Kemenko Perekonomian terhitung 2019 sampai 2021 terus mengalami penurunan, khususnya untuk Program Koordinasi. Di sisi lain, Program Dukungan mengalami terus kenaikan dikarenakan penerimaan CPNS baru, pengisian jabatan, dan penambahan Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Persidangan.

Atas hal tersebut, beberapa postur anggaran Kemenko Perekonomian pada TA 2021 dinaikan. Berikut Kliklegal rangkum perbedaaan nominal belanja pada postur anggaran TA 2021 dengan TA 2020. 

TA 2021TA 2020
Belanja PegawaiRp118,5 MiliarRp116 Miliar
Belanja BarangRp269 MiliarRp286 Miliar
Belanja ModalRp5,72 MiliarRp7,3 Miliar

Penyebab dari meningkatnya anggaran belanja barang dan menurunnya belanja modal karena ada perubahan pos belanja dari belanja modal menjadi belanja barang (dalam bentuk sewa kendaraan dinas, laptop, ruangan kantor, dan lain-lain) sehingga terjadi efisiensi.

Perlu diketahui, pada awalnya terhitung pagu anggaran Kemenko Perekonomian untuk 2021 sebesar Rp393,3 miliar. Jumlah ini menurun senilai Rp16 miliar dari pagu 2020 yang sebesar Rp409,4 miliar.

“Komposisi anggaran tersebut terdiri atas program koordinasi pelaksanaan kebijakan sebesar Rp186 miliar (47,3%) dan program dukungan manajemen sebesar Rp207,3 Miliar (52,7%),” jelasnya. 

 

AR

Dipromosikan