Ini Profil Perusahaan Konglomerat Sawit Tersangkut Kasus Mafia Minyak Goreng
Tiga perusahaan besar tersebut ternyata adalah perusahaan yang berdiri sejak lama dan pesohor di bidang minyak kelapa sawit.
Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan empat orang tersangka atas kasus pemberian fasilitas ekspor minyak mentah sawit.
Dari keempat orang tersebut, salah satunya adalah pejabat di Kementerian Perdagangan (Kemendag) yaitu Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri berinisial IWW. Tiga orang sisanya adalah petinggi perusahaan kelapa sawit di Indonesia, antara lain komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia berinisial MPT, Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group (PHG) berinisial SMA, dan General Manager di PT Musim Mas berinisial PT.
Jaksa Agung, ST Burhanuddin, mengatakan bahwa tersangka diduga telah bermufakat jahat dengan pemohon untuk dapat melakukan proses penerbitan ekspor sebagai salah satu wewenang dari Kemendag. Padahal, pemberian izin tersebut telah bertentangan dengan ketentuan Kemendag yakni kebijakan DMO dan penetapan harga dalam negeri terhadap minyak goreng.
Tiga perusahaan besar tersebut ternyata adalah perusahaan yang berdiri sejak lama dan memiliki reputasi baik dalam bidang minyak kelapa sawit.
PT Wilmar Nabati Indonesia telah berdiri semenjak 1989 dengan nama awalnya adalah Bukit Kapur Reksa. Semenjak pendirian, perusahaan telah bergerak di bidang produksi minyak goreng dan berbasis di Riau sehingga memudahkan aktivitas PT Wilmar Nabati Indonesia untuk melakukan ekspor produksi yang didukung fasilitas dermaga.
Saat ini, PT Wilmar Nabati Indonesia disebut-sebut sebagai perusahaan pengelola perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia, terutama perkebunan yang berlokasi di Indonesia dan Malaysia. PT Wilmar Nabati Indonesia merupakan bagian dari Wilmar International Group yang didirikan oleh konglomerat Martua Sitorus. Merek terkenal dari PT Wilmar Nabati Indonesia adalah Sania Royale dan Fortune.
Di sisi lain, PT Musim Mas adalah perusahaan yang juga lam bergerak di bidang produksi dan pengolahan minyak sawit semenjak 1972.
Musim Mas Group dikenal sebagai perusahaan sektor sawit yang terintegrasi karena memiliki perkebunan, pabrik pengolahan, kilang, pabrik penggilingan inti sawit, oleokimia, dan lemak khusus.
Musim Mas Group mengklaim mereka sebagai eksportir minyak sawit terbesar di Indonesia. Beberapa produk ternama dari Musim Mas Group adalah minyak goreng Sunco, Tani, dan M&M. Selain minyak kelapa sawit, perusahaan juga memproduksi bahan bakar biodiesel.
Selain dua perusahaan tadi, ada pula Permata Hijau Group sebagai pemain lama di bidang sawit sejak 1984. Bisnis utama dari Permata Hijau Group adalah perkebunan dan pengolahan sawit, dengan produk minyak goreng bermerek yang didistribusikan adalah Permata, Palmata, Panina, dan Parveen.
FDW








































