Ini Strategi BNI Dibalik Kerjasama dengan Kookmin Bank

Ini Strategi BNI Dibalik Kerjasama dengan Kookmin Bank
Image Source by bni.co.id

Ini Strategi BNI Dibalik Kerjasama dengan Kookmin Bank

“Selain mendapat manfaat transaksi bisnis antar kedua bank, diketahui bahwa BNI juga memiliki strategi untuk menjadi “agen” yang dapat memfasilitasi masuknya investasi dari Korea Selatan ke Indonesia.”

Pada Senin, 30 Mei 2022, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang diwakili oleh Direktur Treasury dan Internasional, Henry Panjaitan, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama (MoU) dengan bank asal Korea Selatan, KB Kookmin Bank. Kerjasama BNI dengan KB Kookmin Bank ini meliputi transaksi treasury, kredit sindikasi, trade finance, pendanaan dalam mata uang lokal.

Selain itu, BNI juga melakukan kerjasama terkait pertukaran informasi nasabah bagi mereka yang ingin melakukan bisnis baik di Indonesia maupun di Korea Selatan. Hal ini dilakukan agar BNI dapat memfasilitasi para eksportir Indonesia yang ingin melakukan perluasan pasarnya ke Korea Selatan, untuk dapat berhubungan dengan para importir di negaranya.

“Kedepannya, kami berharap kedua bank dapat meningkatkan hubungan yang lebih erat sekaligus menghasilkan transaksi-transaksi bisnis yang saling menguntungkan kedua belah pihak,” tutur Henry.

Adapun selain mendapat manfaat transaksi bisnis antar kedua bank, diketahui bahwa BNI juga memiliki strategi untuk menjadi “agen” yang dapat memfasilitasi masuknya investasi dari Korea Selatan ke Indonesia. Hal ini mengingat Korea Selatan merupakan negara kontributor realisasi investasi di Indonesia terbesar ketiga pada tahun 2021 dilansir data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

“BNI terus berupaya meningkatkan peran sebagai bank global Indonesia dengan salah satu langkah strategisnya yaitu dengan bekerjasama dengan KB Kookmin Bank sebagai bank nomor satu di Korea Selatan,” tutur Henry.

Bagi KB Kookmin Bank, strategi untuk masuk ke pasar Indonesia telah dimulai sebelumnya pada tahun 2018 dengan mengakuisisi saham Bank Bukopin, dimana hingga saat ini jumlah kepemilikan atas Bank Bukopin sebesar 67%.

 

AA

Dipromosikan