Kekurangan Armada, Ukraina Tarik Seluruh Pasukan Perdamaian di PBB

Kekurangan Armada, Ukraina Tarik Seluruh Pasukan Perdamaian di PBB
Image Source by kompas.com

Kekurangan Armada, Ukraina Tarik Seluruh Pasukan Perdamaian di PBB

Ukraina menarik seluruh pasukan dan peralatan militer yang saat ini dilibatkan dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Afrika dan Eropa yang bertujuan memperkuat pertahanan di wilayah-wilayah Ukraina untuk menghadapi invasi yang dilakukan oleh Rusia.

Buntut panjang perang Rusia-Ukraina mengharuskan Ukraina menarik seluruh pasukan dan peralatan militer yang saat ini dilibatkan dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Afrika dan Eropa. 

Tujuan adanya penarikan ini adalah untuk memperkuat pertahanan di wilayah-wilayah Ukraina untuk menghadapi invasi yang dilakukan oleh Rusia.

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric mengeluarkan pengumuman pada hari Kamis dan menyatakan bahwa telah menerima pemberitahuan untuk penarikan tentara tersebut. 

“Kami telah menerima pemberitahuan dari Ukraina terkait penarikan kembali peralatan dan kontribusi mereka dalam perdamaian. Saat ini kami masih mengevaluasi apa dampak penarikan ini terhadap misi kami dan bagaimana cara kami mengurangi dampak tersebut,” kata seseorang juru bicara PBB yang dikutip dari Reuters, Rabu (9/3).

Dujarric juga menekankan setiap negara memang memiliki hak untuk melakukan penarikan pasukan militer yang selama ini telah berkontribusi pada operasi penjaga perdamaian dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel Ukraina atas kontribusi mereka terhadap operasi perdamaian tersebut. 

Saat ini, PBB sedang dalam proses pengambilan tindakan atas permintaan Ukraina tersebut dan mencari serta menghubungi negara lain agar dapat menggantikan posisi Ukraina untuk menempatkan pasukan, polisi, dan peralatan yang ada.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky sudah menandatangani dekrit yang bertujuan untuk menarik seluruh pasukan perdamaian Ukraina dalam mendukung pertahanan negara, Selasa (8/3). 

Kontribusi Ukraina dalam upaya perdamaian PBB adalah dengan menyumbang lebih kurang 300 tentara, polisi, dan staf untuk enam misi PBB yang dijalankan. 

Dari porsi tersebut, Ukraina paling banyak berkontribusi terhadap misi perdamaian Republik Demokratis Kongo atau yang dikenal dengan MONUSCO. 

Juru bicara MONUSCO menyampaikan bahwa Ukraina telah memberikan delapan helikopter dan juga satu unit aviasi yang beranggotakan 250 orang. Selain itu, Ukraina menyumbang belasan polisi mereka, termasuk dengan staf ke misi perdamaian PBB di Sudan Sudan Selatan, Sudan, Siprus, Mali, dan Kosovo.

MONUSCO juga menyampaikan bahwa helikopter Ukraina berpangkalan di kota timur Goma, Bunia, Bukavu, dan Beni. Saat ini, ribuan warga sipil Ukraina dan berbagai sukarelawan global telah mendaftarkan diri untuk ikut andil dalam peperangan yang terjadi. Negara-negara barat juga telah menyumbangkan peralatan yang dibutuhkan, tetapi sampai saat ini kemampuan militer Ukraina tetap tidak dapat mengimbangi Rusia.

 

FDW

Dipromosikan