Pemerintah akan Berikan Dana Rp600 Ribu Selama Empat Bulan Kepada Karyawan Swasta Bergaji di Bawah Rp5 Juta

Pemerintah akan Berikan Dana Rp600 Ribu Selama Empat Bulan Kepada Karyawan Swasta Bergaji di Bawah Rp5 Juta

Pemerintah akan Berikan Dana Rp600 Ribu Selama Empat Bulan Kepada Karyawan Swasta Bergaji di Bawah Rp5 Juta

“Tujuan pemerintah menggelontorkan bantuan gaji tambahan ini adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat. Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonom”.

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Erick Thohir mengatakan, pemerintah akan memberikan bantuan bagi karyawan swasta dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan sebesar Rp600 ribu selama kurun waktu empat bulan. Menurutnya, bantuan tersebut akan langsung diberikan per dua bulan ke rekening masing-masing pekerja sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan.  

“Stimulus ini dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) tengah difinalisasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan pada September 2020. Fokus bantuan pemerintah kali ini adalah 13,8 Juta pekerja non-PNS dan BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp150.000 per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan,” katanya dalam keterangan resminya, Kamis (6/8).

Erick menuturkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang baru saja diumumkan, angka output perekonomian atau Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia periode kuartal II-2020 negatif. Katanya, PDB Indonesia periode April-Juni 2020 terkontraksi atau minus 5,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Pemerintah telah memiliki program bantuan untuk rakyat miskin dan pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja melalui Program Kartu Prakerja. Tujuan pemerintah menggelontorkan bantuan gaji tambahan ini adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat. Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi,” bebernya.

Ia menyebutkan, strategi pemberian insentif pada pekerja tersebut merupakan salah satu upaya percepatan pemulihan ekonomi. Menurutnya, pemberian stimulus ekonomi yang manfaatnya nyata dirasakan masyarakat sangat dibutuhkan saat ini.

Sebagai penutup Erick mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah lainnya guna pemulihan ekonomi akibat pandemi.

“Sudah dilakukan untuk masyarakat miskin berupa program bantuan sosial, dan dukungan kepada UMKM berupa subsidi bunga dan kredit. Selanjutnya juga dilakukan percepatan penyerapan tenaga kerja melalui proyek-proyek padat karya,” pungkasnya.

 

SF

Dipromosikan