Pemerintah Gunakan Sistem Informasi Satu Data untuk Pengadaan Vaksin

0
30
Pemerintah Gunakan Sistem Informasi Satu Data untuk Pengadaan Vaksin

Pemerintah Gunakan Sistem Informasi Satu Data untuk Pengadaan Vaksin

Kementerian BUMN bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia Tbk dan PT Bio Farma untuk menggunakan sistem informasi Satu Data dan berkomitmen menjaga data tersebut.

Pemerintah Indonesia bersama dengan PT Telkom Indonesia Tbk dan PT Bio Farma mempersiapkan sistem informasi satu data atau big data untuk membantu pengadaan vaksin Covid-19 di Indonesia.

“Pemerintah akan mengeluarkan dua tipe vaksinasi, satu vaksinasi memang bantuan pemerintah yang salah satunya tenaga kesehatan dan semua masyarakat yang memang membutuhkan sesuai data BPJS. Dan terdapat mandiri, untuk masyarakat yang memang mampu sehingga bisa berbayar sendiri,” tukas Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada acara Webinar KPCPEN: Kesiapan Infrastruktur Data Vaksinasi COVID-19 pada Selasa (24/11).

Erick pun menjelaskan hal tersebut berkaitan dengan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Tentang Pengadaan Vaksin Dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) (PP 99/2020), Pemerintah telah memiliki target awal sebesar 67% yang akan diberikan vaksin.

“Memang untuk target awal usia 18-59 tahun yang akan coba divaksinasikan, tapi ini target awal bukan berarti menjadi menyeluruh,” ucap Erick.

Lebih lanjut, Erick menekankan bahwa data yang digunakan adalah data milik pemerintah, sementara Kementerian BUMN, Telkom, dan Bio Farma hanya sebagai penyedia untuk menjaga supaya data yang digunakan dapat terekam dengan baik.

“Yang namanya data-data pribadi itu tidak bisa menjadi domain publik atau milik sebuah perusahaan, tentu kerahasiaannya akan kita jaga sejak awal,” jelas Erick.

 

SR

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*