Ilustrasi gambar dari: Freepik
Sebelum memasuki dunia bisnis yang penuh tantangan, pendiri sebuah perusahaan seringkali terlalu bersemangat dengan ide dan potensi pertumbuhan. Namun, sangat penting untuk tidak terlalu larut dalam visi besar dan mengabaikan langkah-langkah praktis yang dapat memengaruhi kesejahteraan dan kesuksesan jangka panjang perusahaan.
Salah satu langkah penting yang sering diabaikan adalah penyelesaian Founders Agreement sebelum memulai bisnis. Founders Agreement memiliki peran yang krusial dalam membangun fondasi yang kokoh bagi kesuksesan bersama.
Menentukan Peran dan Tanggung Jawab
Founder Agreement membantu mendefinisikan peran dan tanggung jawab masing-masing pendiri. Dengan menetapkan batasan tugas dan langgung jawab, setiap pendiri dapat fokus pada keahliannya masing-masing memaksimalkan efisiensi operasional
Pemisahan Kepentingan Finansial
Agreement ini merinci kontribusi finansial masing-masing pendiri terhadap perusahaan, dari modal awal hingga investasi tambahan di masa depan. Hal ini juga memungkinkan adanya rencana jika salah satu pendiri membutuhkan pengembalian modalnya.
Pembagian Saham dan Kepemilikan
Salah satu aspek krusial dari Founder Agreement adalah pembagian saham dan kepemilikan perusahaan. Ini mencakup seberapa banyak saham dimiliki oleh masing-masing pendiri Kesepakatan ini juga memberikan insentif kepada pendiri untuk berkinerja optimal
Penanganan Sengketa
Founder Agreement juga menentukan cara menangani konflik antara pendiri. Ini dapat mencakup mekanisme mediasi atau arbitrase, menghindari sengketa di pengadilan yang dapat merugikan dan memperlambat pertumbuhan perusahaan
Pemisahan Saat Kegagalan
Meskipun tidak menyenangkan untuk dipikirkan, Founder Agreement harus mencakup skenario kegagalan bisnis. Ini mencakup bagaimana aset dan kewajiban akan dibagi jika perusahaan tidak berhasil, atau jika salah satu pendiri memutuskan untuk keluar.
Artikel ini ditulis oleh Asharyanto, Co-Founder & CEO at SmartLegal.id.








































