Pentingnya Nama Merek yang Unik untuk Menghindari Dualisme Merek

Pentingnya Nama Merek yang Unik Untuk Menghindari Dualisme Merek

Ilustrasi gambar dari: Freepik

Dalam era globalisasi saat ini, perusahaan dihadapkan pada persaingan yang semakin ketat. Di tengah lautan produk dan layanan yang tersedia, memiliki identitas merek yang kuat menjadi krusial untuk membedakan diri dari pesaing. Salah satu aspek penting dari identitas merek adalah nama mereknya sendiri.

Namun, seringkali perusahaan terjebak dalam dualisme merek, di mana nama merek mereka mirip dengan merek lain yang sudah ada. Inilah mengapa penting untuk memiliki nama merek yang unik dan membedakan.

Masih ingat dengan kasus “Geprek Bensu”? Dualisme kepemilikan merek sebenarnya bukan hal yang baru Geprek Bensu adalah salah satu kasus dualisme (kepemilikan) merek yang mengakibatkan perseteruan hingga ke meja hijau. Keduanya tentu saja memiliki perbedaan dari segi tanggal pendaftaran merek, slogan dan berbagai aspek lainnya.

Kini, kasus tersebut terjadi lagi pada Warteg Kharisma Bahari. Terkait merek Kharisma Bahari ini, terlihat “WKB” lebih dulu menggunakan merek ini dan mendaftar di kelas 43 dengan tidak melibatkan konsultan merek.

Sebaliknya Kharisma Bahari menggunakan merek setelah WKB. menggandeng konsultan merek dan mendaftar pula di beberapa kelas lainnya. Mengenai WKB dan “Karisma Bahari” yang bukan-WKB ini, tidak jelas apakah keduanya satu grup atau keduanya menandatangani kesepakatan tertentu, atau pihak WKB tidak mengetahui ada pihak yang menggunakan dan mendaftarkan merek Kharisma Bahari untuk bisnis warteg

Dualisme seperti ini sebenarnya tentu saja memiliki risiko terhadap brand image masing-masing. Sebaiknya seorang pengusaha menggunakan merek yang unik dalam mengembangkan bisnisnya, dan menjaga keunikan mereknya dengan memperhatikan perkembangan permohonan merek yang diajukan ke Dirjen HKI agar tidak ada merek yang sama atau mirip.

Memiliki nama merek yang unik adalah langkah penting dalam membangun identitas merek yang kuat dan membedakan diri dari pesaing. Dengan menghindari dualisme merek, perusahaan dapat membangun citra merek yang konsisten, melindungi hak hukum mereka, dan memperkuat posisi mereka di pasar. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memilih nama merek yang unik dan bermakna secara strategis untuk mencapai kesuksesan jangka panjang.

Artikel ini ditulis oleh Asharyanto, Co-Founder & CEO SmartLegal.id.

Dipromosikan