PT Delta Dunia Makmur Tbk mengakuisisi perusahaan tambang asal Australia, Downer Edi Mining
“Nilai akuisisi dari pengambilalihan ini adalah sebesar A$139 juta atau setara US$99 juta.”
PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mengakuisisi aset Downer Edi Mining, yaitu Mining East. Akuisisi ini dilakukan DOID melalui anak usahanya, yaitu BUMA Australia. Dengan transaksi pengambilalihan aset ini untuk memperluas akses termasuk ke pasar Australia. Aset dan unsur-unsur usaha Mining East yang akan diambil alih terdiri atas aset tetap terutama berupa alat berat, persediaan, karyawan beserta liabilitas imbalan kerja terkait.
Selain itu, DOID melalui BUMA Australia juga mengambil alih kontrak kerja sama Downer EDI Mining seperti kontrak dengan BHP Billiton Mitsubishi Alliance (BMA) untuk Blackwater dan Goonyella, Milmerran Power Partners untuk Commodore dan TEC Coal Pty Ltd (anak usaha dari Stanwell Corporation ) untuk Meandu.
Nilai akuisisi dari pengambilalihan ini adalah sebesar A$139 juta atau setara US$99 juta. Transaksi tersebut didanai sepenuhnya oleh fasilitas pinjaman bank Mandiri yang dilaksanakan penarikannya pada Juli 2021.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2021, total ekuitas perseroan sebesar USD 230.801.856, sehingga persentase transaksi terhadap total ekuitas perseroan sebesar 45,23 persen. Dengan demikian, total nilai transaksi itu melebihi 20 persen tapi tidak lebih dari 50 persen dari total ekuitas perseroan. Dengan persentase ini, maka DOID tidak perlu persetujuan terlebih dahulu dari pemegang saham perseroan sebagaimana diatur dalam ketentuan POJK 17/2020.
Segmen usaha Mining East mencakup tim manajemen yang sangat berpengalaman dan sangat sukses di Australia, sehingga akan melengkapi kemampuan BUMA dan Delta Dunia. Hal ini juga akan semakin memperkuat kontrak buku perusahaan, dengan penambahan klien Tier 1.
Mining East memiliki kapasitas produksi sekitar 160 juta bcm untuk pengupasan lapisan tanah penutup, dimana sejumlah sekitar 130 juta bcm telah terikat kontrak, dan 10,5 juta ton batubara, yang digunakan untuk melayani konsesi batubara termal maupun coking.
“Keberhasilan transaksi akan menandai masuknya BUMA ke bisnis coking coal yang menjadi langkah awal menuju diversifikasi, dan ekspansi di luar Indonesia. Ini akan memberikan BUMA dan Grup DOID kemampuan untuk memanfaatkan peluang pertambangan masa depan di Indonesia dan juga Australia,” ucap Head of Investor Relations DOID, Regina Korompis.
Adapun Downer EDI Mining merupakan suatu perusahaan yang didirikan dan dijalankan berdasarkan hukum negara Persemakmuran Australia (Commonwealth of Australia) bernama Downer EDI Mining Pty Ltd, dan berada di Australia. Downer EDI Mining juga salah satu kontraktor jasa pertambangan terbesar di Australia dan Selandia Baru dan melayani berbagai pelanggan kelas dunia.
AN








































