PT Jasamarga Berencana Lakukan Equity Fundraising dalam Waktu Dekat, Apa Itu?

PT Jasamarga Berencana Lakukan Equity Fundraising dalam Waktu Dekat, Apa Itu
Image Source by industry.co.id

PT Jasamarga Berencana Lakukan Equity Fundraising dalam Waktu Dekat, Apa Itu?

“Strategi ini sejatinya sebelumnya juga pernah digunakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).”

Dilansir dari Bisnis, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. diketahui mengalami peningkatan pendapatan laba bersih sebesar 34,4 persen dibandingkan dengan kuarta III/2021. Atas adanya hal tersebut, perseroan diketahui akan segera melakukan aksi korporasi berupa equity fundraising dalam waktu dekat ini. Lantas, tahukah anda apa itu equity fundraising?

Dilansir dari BizPlace, equity fundraising adalah kegiatan memperoleh sumber daya ekonomi dari entitas publik atau swasta dengan menawarkan sebagai gantinya ekuitas perusahaan, untuk membiayai proyek bisnis tertentu, dan biaya/investasi terkait.

Jika mengacu pada penjelasan Fundable.com, equity fundraising ini dilakukan perusahaan dengan menetapkan penilaian khusus untuk terhadap nilai perusahaan pada saat itu. Berdasarkan penilaian itu dan jumlah uang yang diberikan investor, nantinya investor tersebut akan memiliki persentase saham di perusahaan dengan menerima kompensasi yang proporsional sesuai dengan persentase tersebut.

Di Indonesia, mekanisme ini sejatinya disebut juga sebagai pembiayaan berbasis ekuitas. Dilansir Antara News, strategi ini sejatinya sebelumnya juga pernah digunakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).

Pada saat itu, pihaknya mengincar skema pembiayaan berbasis ekuitas atau penyertaan saham bagi alternatif sumber pembiayaan proyek infrastruktur yang tidak berasal dari APBN.

Adapun berbicara mengenai pembiayaan berbasis ekuitas, pada praktiknya, terdapat kelebihan dan kekurangan yang dimiliki dari skema mekanisme ini. Dilansir Jurnal.id, berkaitan dengan kelebihan yang dimiliki dari mekanisme ini diantaranya adalah bahwa pelaku usaha tidak perlu repot untuk membangun usaha dengan mencari utang dan adanya pemahaman bahwa investor dimungkinkan untuk kehilangan uangnya atas risiko bisnis yang ada.

Di sisi lain, kekurangan dari pembiayaan berbasis ekuitas diantaranya adalah bahwa investor nantinya akan memiliki bagian pada bisnis tersebut. Dengan demikian, pelaku usaha akan harus lebih ekstra hati-hati dalam menangani perusahaan untuk menjaga kepentingan terbaik dari investor tersebut.

 

AA

Dipromosikan