Tips Tetap Produktif Selama Ramadan Ala Praktisi Hukum
“Tetap produktif selama bulan Ramadhan merupakan hal yang penting, karena dengan pengaturan waktu yang baik, maka semua pekerjaan akan selesai dengan baik.”
Bulan Ramadhan menjadi tantangan dalam menjalani rutinitas pekerjaan. Tak jarang yang membuat sebagian orang jadi malas untuk beraktivitas dan memilih untuk rebahan atau tidur sampai adzan Magrib berkumandang. Hal ini cenderung jadi tidak produktif.
Menjaga agar tetap produktif selama bulan Ramadhan merupakan hal yang penting. Dengan pengaturan waktu yang baik, maka semua pekerjaan pun dapat diselesaikan dengan baik.
Melalui unggahan akun instagramnya, Prof. Hikmahanto Juwana (@Hikmahantojuwana) tetap menjaga kebugaran dengan aktivitas gym nya di bulan Ramadhan ini.
Guru Besar Hukum Internasional UI ini juga nampak tetap energik dan semangat berolahraga kendati sedang berpuasa. “Late evening exercise in Ramadhan Month.” tulisnya dalam unggahan di akun instagramnya.
Cerita lainnya disampaikan oleh Bimo Prasetio, advokat yang punya hobi basket. Kepada Kliklegal, dia berbagi tips tetap produktif saat Ramadhan dengan menjaga konsumsi makanan sehat dan olahraga basket di malam hari serta 30 menit sepeda statis jelang berbuka puasa.
Nah, buat kamu yang masih rebahan aja, berikut 4 tips agar tetap produktif saat bulan Ramadhan ala praktisi hukum:
- Menyusun jadwal dan perencanaan selama ramadan
Penyusunan jadwal dan perencanaan selama ramadan dibutuhkan agar ibadah bisa maksimal dan pekerjaan tetap dapat diselesaikan dengan baik. Jadwal tersebut dimulai dari bangun tidur hingga menjelang tidur kembali tujuannya adalah agar senantiasa produktif.
Bimo menambahkan agar jadwal yang disusun dapat dilaksanakan secara konsisten perlu sekali membuat daily to-do-list dan membuat jadwal di google calendar.
“Maka dari itu saya selalu membuat jadwal di google calendar dan membuat to-do-list pekerjaan saya di buku yang setiap hari saya update sebagai acuan bekerja,” ujarnya (8/4),
- Mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi
Guna memastikan gizi dalam tubuh tetap cukup selama masa puasa, dibutuhkan asupan makanan yang sehat. Dengan mengkonsumsi buah segar seperti semangka, nanas dan kurma kemudian ditambah 1 liter air putih saat sahur akan menjaga kebugaran tubuh.
Selain itu, tambahan asupan vitamin akan sangat membantu untuk menjaga tubuh tetap fit.
Saat berbuka puasa usahakan konsumsi air dan buah dahulu. Buah segar kaya akan antioksidan, pencegah kerusakan sel dini. Sesudah itu, beri jeda sejenak dengan shalat Maghrib sebelum makan berat, sebisa mungkin mengurangi gorengan.
- Berolahraga
Olahraga merupakan aktivitas yang dapat menyehatkan dan meningkatkan produktivitas. Tidak hanya memberikan energi yang lebih dan menghilangkan rasa malas di siang hari serta dapat menghilangkan rasa lelah dan meningkatkan performa kerja.
Selama puasa tetap usahakan untuk melakukan olahraga. Jika olahraga tidak dimungkinkan dilakukan di siang hari karena aktivitas pekerjaan, olahraga dapat dilakukan di sore atau malam hari selepas menjalankan ibadah sholat tarawih.
Mulai dari olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga atau senam, hingga bersepeda, olahraga aerobik, strength training dapat dilakukan setidaknya 30 menit setiap harinya. Selain itu, menyalurkan hobi seperti latihan basket atau futsal juga dapat membantu meningkatkan produktivitas.
Bimo membagi jadwal basketnya 2 sampai 3 kali dalam seminggu, pukul 20.30-22.00.
- Istirahat cukup
Menjaga produktivitas bukan berarti melakukan pekerjaan secara terus menerus. Melainkan memanfaatkan waktu yang sedemikian baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal tanpa mengganggu kesehatan.
Istirahat yang cukup sangat dibutuhkan untuk mendukung produktivitas saat bulan Ramadhan. Oleh karena itu anda perlu tidur yang berkualitas dan tidak terlalu malam. Diusahakan jam 9 atau maksimal jam 10 malam.
Namun di 10 hari terakhir Ramadhan, Bimo biasanya mengurangi jadwal basketnya agar dapat maksimal menjalankan ibadah di penghujung Ramadhan.
“Sebagai umat Muslim harus memanfaatkan momentum Ramadhan untuk meningkatkan ibadah. Pekerjaan jangan jadi halangan atau alasannya. Untuk menunjang keduanya, olahraga dan menjaga pola makan akan sangat membantu,” tutupnya.
VWS








































