Ukraina-Rusia Stop Ekspor Bahan Pangan, Potensi Pengurangan Pasokan Pangan Global!

Ukraina-Rusia Stop Ekspor Bahan Pangan, Potensi Pengurangan Pasokan Pangan Global!
Image Source by klikkoran.com

Ukraina-Rusia Stop Ekspor Bahan Pangan, Potensi Pengurangan Pasokan Pangan Global!

Pemerintah Ukraina akhirnya melakukan pelarangan ekspor komoditas pangan yang dimiliki, yaitu gula, garam, gandum hitam, jelai, soba, millet, daging, dan bahan pokok lainnya hingga akhir tahun 2022.

Setelah beberapa minggu berselang semenjak invasi yang dilakukan oleh Rusia, pemerintah Ukraina akhirnya melakukan pelarangan ekspor komoditas pangan yang dimiliki, yaitu gula, garam, gandum hitam, jelai, soba, millet, daging, dan bahan pokok lainnya hingga akhir tahun 2022.

Pembatasan ini dilakukan untuk dapat memastikan ketersediaan cadangan pangan di dalam negeri seiring masifnya serangan dari Rusia yang masih berlangsung hingga saat ini.

Dikutip AP pada Rabu (9/3), Menteri Agraria dan Kebijakan Pangan Ukraina Roman Leschenko mengatakan bahwa kebijakan tersebut diperlukan untuk menstabilkan kondisi dalam negeri dan menegah terjadinya krisis kemanusiaan. Kebijakan ini sudah menjadi penanda bahwa tindakan-tindakan represif yang dilakukan oleh Rusia telah berdampak besar pada pasar pangan di dunia.

Hal ini dikarenakan bahwa Ukraina dan Rusia merupakan pemasok utama pangan dunia, salah satunya adalah gandum dan jelai yang hampir sepertiga kebutuhan masyarakat global.

Larangan ini mungkin akan mengembalikan memori pada pengurangan pasokan global tahun 2011 ketika harga berada pada titik tertinggi. Kondisi ini juga telah disadari sebelumnya oleh beberapa pihak di luar Ukraina.

“Semua orang mencari pasar baru ketika tidak mungkin membeli stok dari Ukraina atau Rusia,” ucap salah seorang bankir Timur Tengah yang dikutip Reuters.

Media Rusia, RIA, juga melaporkan bahwa pemerintah Rusia melakukan pembatasan dan/atau pelarangan ekspor pada beberapa produk mereka. Walaupun demikian, daftar produk yang nantinya akan dibatasi dan/atau dilarang masih belum ditentukan oleh pemerintah Rusia.

Langkah ini dilakukan pemerintah Rusia setelah Amerika Serikat mengumumkan adanya larangan impor minyak dan komoditas energi lainnya dari Rusia.

“Kami melarang semua impor energi minyak dan gas Rusia. Itu berarti minyak Rusia tidak akan lagi diterima di pelabuhan AS dan rakyat Amerika akan memberikan pukulan kuat lainnya ke mesin perang Putin,” ucap Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

 

FDW

Dipromosikan