BEI Terapkan Aturan Baru, Kode Broker Akan Ditutup!
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan akan menerapkan aturan baru yang menyebabkan ditutupnya kode pialang atau broker per tanggal 6 Desember 2021.
Dengan ditutupnya kode broker, investor tidak dapat lagi melihat tipe investor dan anggota bursa yang sedang mentransaksikan saham tertentu saat jam perdagangan saham berlangsung. Hal ini diharapkan dapat menjaga harga dan encouragement investor dalam melakukan analisa atau roset.
Akan tetapi, investor masih tetap dapat mengakses informasi perdagangan harian, summary broker, data statistik bursa, dan data transaksi bursa pada akhir perdagangan harian setelah sesi perdagangan arau setelah penutupan perdagangan saham sesi kedua.
Penutupan broker ini sebenarnya direncanakan untuk 26 Juli 2021 lalu. Namun, penerapan ditunda untuk memaksimalkan kesiapan sistem dan teknis perdagangan bursa dengan fitur baru.
Berdasarkan keterangan Kepala Divisi Inkubasi Bisnis BEI, Irmawati Amran (24/11), 90 persen anggota bursa telah menyatakan siap untuk menerapkan aturan ini.
Irmawati juga menyebutkan bahwa penutupan kode broker juga bertujuan untuk meningkatkan perlindungan investor dan mengurangi herding behavior dan front running. “Kebijakan ini dilakukan untuk mengurangi pola investasi dengan cara ikut-ikutan anggota bursa,” ujar Irmawati.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan BEI, Laksono W (24/11) mengatakan bahwa penutupan kode broker dilakukan dengan merujuk pada standar aturan bursa lain di dunia, yang mana penutupan kode broker adalah best practice yang dilakukan banyak busa besar di berbagai dunia.
Laksono mengungkapkan dengan penutupan kode broker ini, investor diharapkan dapat mengambil keputusan investasi atas dasar analisis teknikal dan fundamental dengan memperhatikan informasi yang sesuai dengan value perusahaan.
Selain menutup kode broker, BEI juga akan memberlakukan mekanisme pre-closing baru dengan menambahkan fitur Indicative Equilibrium Price (IEP), Indicative Equilibrium Volume (IEV), dan waktu penutupan perdagangan.
Fitur tersebut diterapkan untuk meningkatkan menjaga harga penutupan agar tidak bergerak tajam atau dimanipulasi.
PNW








































