BKPM Selesaikan Proyek Mangkrak Untuk Strategi Menjaga Realisasi Investasi Asing

BKPM Selesaikan Proyek Mangkrak Untuk Strategi Menjaga Realisasi Investasi Asing

BKPM Selesaikan Proyek Mangkrak Untuk Strategi Menjaga Realisasi Investasi Asing

Dalam masa pandemi Covid-19 diperlukan berbagai strategi untuk mendorong investasi sehingga tidak terjadi penurunan berlebihan seperti yang dirasakan beberapa negara lainnya.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengklaim keberhasilan BKPM menyelesaikan investasi mangkrak senilai RP411 triliun dari total keseluruhan Rp708 triliun pada awal 2020. Ada lima perusahaan yang masuk dalam list keberhasilan BKPM ini dan berhasil menekan angka penurunan investasi di Indonesia sehingga tidak mencapai angka penurunan 30-40% seperti di negara lain.

Lima perusahaan tersebut antara lain: Lotte Chemical Indonesia yang sudah mangkrak kurang lebih lima tahun, Hyundai, Proyek Vale, Proyek Rosneft dan Proyek Power plan yang mangkrak selama enam tahun. Sebelumnya pada Juni 2020, pemerintah sempat menyatakan kebijakan untuk menarik minat investor asing adalah dengan menghidupkan kembali proyek yang mangkrak selama 8 sampai 9 tahun.

Dalam proses penyelesaian proyek mangkrak ini pun tak bisa dikatakan mudah tanpa lika liku. Bahlil menuturkan butuh keseriusan melakukannya terutama di tengah pandemi yang sedang menekan angka pertumbuhan ekonomi global hingga ke titik terendah.

Salah satu langkah yang digunakan BKPM dalam melancarkan strategi ini pun adalah dengan mengupayakan penyederhanaan peraturan dan memangkas proses investasi untuk penanaman modal. Diharapkan pertumbuhan investasi bisa mencapai angka 11% per tahun dengan berbagai langkah pemerintah guna mempersiapkan iklim investasi menjadi lebih baik.

Hingga akhir tahun nanti, BKPM pun menuturkan bahwa mereka sanggup mencapai target realisasi penanaman modal dan juga menyelesaikan seluruh proyek mangkrak tersebut. Proyek mangkrak diketahui terjadi akibat adanya regulasi tumpang tindih, mafia tanah, dan arogansi tingkat kabupaten-kota, serta persoalan lokal lainnya.

Bahlil mengatakan bahwa berbagai persoalan tersebut akan diatasi sebisa mungkin sehingga dapat mengejar target yang diberikan pada tahun ini, yaitu sebesar RP886 triliun. Target nominal investasi tahun 2020 mengalami kenaikan yang cukup drastis dari investasi tahun 2019, yaitu sebesar RP792 triliun. 

 

DD

Dipromosikan