Dalam Rangka Mencari Suntikan Dana, MNC Group Melaksanakan Private Placement
Manfaat yang didapatkan dari private placement MNCN dan MSIN ini nantinya digunakan untuk pembayaran beban bunga valuta asing dan peningkatan pendapatan digital.
PT MNC Investama Tbk saat ini tengah mencari suntikan modal dari bursa yang tengah meningkat. Langkah ini dilakukan setelah PT Global Mediacom Tbk (BMTR) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau private placement pada Kamis (13/8). Langkah tersebut kemudian diikuti oleh PT MNC Studios International Tbk (MSIN) dan PT Media Citra Nusantara Tbk (MNCN).
Rencana tersebut telah disetujui oleh para pemegang saham MNC Group dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Selasa (18/8). Dalam kesepakatannya, MNC Studios berencana melepas 364,14 juta saham MSIN atau setara 7% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dan untuk harga nominalnya akan dipatok sebesar Rp100 per saham.
“Harga pelaksanaannya akan mengacu pada rata-rata harga penutupan,” ujar Direktur Utama MNC Studios Ella Kartika pada Selasa (18/8).
Berdasarkan Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat, penetapan harga pelaksanaan dapat ditentukan dalam 25 hari bursa sebelum tanggal permohonan pencatatan saham hasil penambahan modal dengan jumlah paling sedikit 90% dari rata-rata harga penutupan saham. Oleh karena itu harga saham akan dipatok oleh perusahaan sesuai dengan aturan bursa.
Sebagai informasi dalam satu bulan belakangan ini harga saham MSIN bergerak di rentang Rp 248 hingga Rp 350 per saham. Hal ini diperkuat dalam perdagangan kemarin, harga saham MSIN menanjak hingga 1,99% ke level Rp 308 per saham.
Untuk proses private placement MNCN penetapan harga pelaksanaan yang ditetapkan adalah sebesar Rp 855 per saham. Dalam proses private placement ini BMTR menjadi pihak yang melaksanakan private placement MNCN.
MNCN sendiri berencana untuk menerbitkan sebanyak 600 Juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 per sahamnya. Lebih lanjut dalam keterbukaan informasi MNC Group disebutkan bahwa jumlah saham perseroan sebelum melakukan private placement adalah senilai 14,2 Miliar saham dan setelah melakukan private placement adalah sebanyak 14,8 Miliar saham. Dengan demikian, total suntikan dana yang akan diperoleh MNCN melalui private placement ini dapat mencapai Rp 513 miliar.
Adapun pelaksanaan private placement ini efektif dilaksanakan oleh MNC Group pada 27 Agustus 2020. Untuk tanggal pengumuman hasil private placement akan disiarkan kepada publik dan OJK pada 31 Agustus 2020.
Melansir dari keterbukaan informasi MNCN pada 1 Juli 2020, private placement ini akan dimanfaatkan untuk pembayaran utang valuta asing yang memiliki beban bunga. Kemudian langkah private placement ini diambil perusahaan untuk mengurangi eksposur beban bunga, khususnya beban bunga dalam valuta asing.
Di sisi lain, MSIN melakukan private placement dengan tujuan untuk penambahan modal yang dialokasikan sebagai peningkatan pendapatan digital dan penjualan secara online. Rencana tersebut nantinya diwujudkan dengan meningkatkan produksi konten platform over the top (OTT) dan free to air (FTA), khususnya konten orisinil dan animasi, serta pengembangan digital apps yaitu Klaklik dan AdMediate.
AR.








































