Ini Alasan Anak Usaha Telkom Lakukan Investasi Strategis di Sektor Digital

Ini Alasan Anak Usaha Telkom Lakukan Investasi Strategis di Sektor Digital
Image Source by mdi.vc

Ini Alasan Anak Usaha Telkom Lakukan Investasi Strategis di Sektor Digital

“MDI berencana untuk meningkatkan investasinya kepada beberapa startup lokal yang masih berada dalam tahap rintisan awal dengan nilai masing-masing investasinya sebesar $5 juta dan kepada beberapa startup lokal yang sudah berkembang dengan nilai masing-masing investasinya sebesar $30 juta.”

Telkom Indonesia melalui anak perusahaan venturanya, MDI Ventures, berencana untuk meningkatkan investasi di startup layanan digital di Indonesia. Hal ini dilakukannya seiring dengan maraknya perkembangan ekonomi Indonesia dengan startup-startup unicorn (startup dengan nilai valuasi lebih dari $1 miliar).

MDI Venture saat ini telah berinvestasi di lebih dari 60 startup dengan lebih dari setengahnya merupakan startup yang berbasis di Indonesia. Platform pinjaman online peer-to-peer lokal seperti Amartha dan Tanihub merupakan dua dari beberapa startup yang diberikan pendanaan oleh MDI Venture.

MDI tahun ini berencana untuk meningkatkan investasinya kepada beberapa startup lokal yang masih berada dalam tahap rintisan awal dengan nilai masing-masing investasinya sebesar $5 juta dan kepada beberapa startup lokal yang sudah berkembang dengan nilai masing-masing investasinya sebesar $30 juta.

Dilansir dari wawancara CEO MDI Ventures, Donald Wihardja, dengan Nikkei Asia, ia menjelaskan bahwa langkah bisnis ini dilakukan karena melihat besarnya peluang yang dihadirkan oleh sektor teknologi di Indonesia.

“Kami memposisikan diri sebagai jembatan antara inovasi yang telah terbukti kami lihat mampu dihadirkan oleh sektor teknologi dengan peluang dan kebutuhan bisnis yang ada di BUMN serta kebutuhan teknologi seluruh pemerintah Indonesia,” jelasnya.

COO MDI Ventures, Sandhy Widyasthana, menambahkan pendapat tersebut dengan argumen bahwa dengan tingginya demand akan digitalisasi, butuh waktu yang lama bagi suatu perusahaan untuk mengembangkan teknologi baru secara mandiri serta sulit untuk menyamai kualitas yang dimiliki pesaing. Hal ini yang membuat Telkom mulai membuka pikiran untuk berinvestasi di startup-startup digital seperti yang dilakukannya melalui MDI Ventures sekarang ini.

Adapun melihat banyaknya dinamika terkait fluktuasi bisnis perkembangan usaha startup di Asia Tenggara dan Indonesia, Sandhy Widyasthana, COO MDI Ventures menyadarinya. 

Menurutnya, meski terdapat kemungkinan bahwa investasi terhadap startup ini membawa kegagalan bagi Telkom Group, namun Telkom dalam hal ini masih bisa mengambil keuntungan dengan mengadopsi teknologi yang dimiliki startup-startup tersebut.

“Produk mereka dapat digunakan oleh Telkom untuk melayani pelanggan (kami) atau mereka dapat membantu Telkom sendiri untuk melakukan efisiensi biaya.” jelasnya.

 

AA

Dipromosikan