Ini Taktik BCA Dibalik Inisiatif Pembiayaan Hijau

Ini Taktik BCA Dibalik Inisiatif Pembiayaan Hijau
Image Source by akurat.co

Ini Taktik BCA Dibalik Inisiatif Pembiayaan Hijau

“Tercatat bahwa hingga Maret 2022 BCA telah berkomitmen untuk menyalurkan kredit kepada sektor-sektor berkelanjutan yang nilainya mencapai Rp161,6 triliun.”

Baru-baru ini, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memberikan pembiayaan kepada salah satu produsen kertas ramah lingkungan asal Indonesia, PT Eco Paper Indonesia. Anak usaha dari PT Alkindo Naratama Tbk ini menerima pembiayaan sekitar Rp473 miliar. Alasan BCA melakukan pembiayaan ini adalah untuk mendukung usaha-usaha yang berwawasan lingkungan.

“Usaha berbasis daur ulang tersebut menjadi sangat sentral dalam inisiatif ekonomi sirkular. Sehingga, bahan baku yang masih layak pakai tersebut dapat diolah menjadi bernilai tinggi dan memberikan mata rantai ekonomi yang berkelanjutan,” tutur Direktur BCA, John Kosasih, dalam keterangannya, Selasa (21/6/2022).

Lebih lanjut, John mengungkapkan alasan lain dibalik inisiatif perseroan lakukan pembiayaan ini. Ia berpendapat bahwa ekonomi hijau merupakan “panggilan” yang penting untuk dilakukan bersama demi keberlangsungan bumi serta masa depan yang lebih baik. Terlebih, Pemerintah Indonesia juga telah mencanangkan ekonomi hijau sebagai sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh berbagai pihak.

“Sebagai entitas nasional, BCA juga memiliki panggilan dan tanggung jawab yang sama untuk terlibat aktif dalam mengimplementasikan ekonomi hijau, terutama dengan menyediakan pembiayaan yang mendukung berbagai inisiatif ekonomi hijau tersebut,” terangnya.

Adapun John juga menjelaskan bahwa BCA terus membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi semua pihak yang ingin mewujudkan ekonomi hijau dengan BCA. Menurutnya, kerjasama-kerjasama seperti ini akan memberikan value yang baik bagi semua pihak kedepannya.

“Semakin banyak orang yang menyadari pentingnya inisiatif berbasis ekonomi hijau, semakin berarti pula berbagai usaha yang dilakukan berbasis wawasan lingkungan,” ucap dia.

Sebagai informasi, tercatat bahwa hingga Maret 2022 BCA telah berkomitmen untuk menyalurkan kredit kepada sektor-sektor berkelanjutan yang nilainya mencapai Rp161,6 triliun.

Angka tersebut naik sebesar 25,6% YoY, dan berkontribusi hingga 24,9% dari total portofolio pembiayaan BCA. Selain itu, BCA juga melakukan beberapa inisiatif lain seperti pengelolaan limbah kartu dan mesin EDC.

 

AA

Dipromosikan