Isu Rencana Merger Bank Danamon dengan Panin Bank
“MUFG disebut tengah berupaya untuk meningkatkan kehadirannya di ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Strategi awalnya dilakukan dengan mengakuisisi Panin Bank, kemudian dilanjutkan dengan penggabungan bank tersebut dengan Bank Danamon Indonesia.”
Baru-baru ini, tersiar kabar bahwa Bank Danamon Indonesia Tbk akan melakukan penggabungan dengan BT Bank Pan Indonesia Tbk atau Panin Bank Indonesia. Hal ini mencuat atas adanya rencana akuisisi yang dilakukan oleh grup keuangan Jepang, Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. (MUFG) terhadap Panin Bank Indonesia.
Dilansir dari Bloomberg, MUFG disebut tengah berupaya untuk meningkatkan kehadirannya di ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Strategi awalnya dilakukan dengan mengakuisisi Panin Bank Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan penggabungan bank tersebut dengan Bank Danamon Indonesia.
“MUFG dapat mengusulkan penggabungan Panin Bank, sebagai pemberi pinjaman yang berbasis di Jakarta, dengan unit lokalnya Bank Danamon Indonesia sebagai bagian dari kesepakatan,” tulis Bloomberg, dikutip Rabu (13/7/2022).
Sebagaimana diketahui, MUFG merupakan grup jasa keuangan terbesar di dunia, dengan jaringan global yang mencakup sekitar 2.600 lokasi di lebih dari 50 pasar. Bank Danamon dalam hal ini merupakan salah satu unit usaha yang dimiliki MUFG di Indonesia.
Menanggapi hal ini, Wakil Direktur Utama Bank Danamon, Hafid Hadeli, tidak memberikan banyak penjelasan kepada publik. Menurutnya, isu ini merupakan suatu langkah korporasi yang kewenangannya diberikan kepada para pemegang saham. “Dari kami, kami tidak bisa berkomentar. Karena ini kan corporate action. Entah apa yang dilakukan oleh pemegang saham. Jadi kami pihak manajemen belum bisa berkomentar,” ujar Wakil Direktur Utama Danamon Hafid Hadeli pada Kamis (14/7/2022).
Adapun sebagaimana informasi sebelumnya, Bank Danamon diketahui melakukan perombakan atas jajaran direksi dan komisaris perusahaan. Keputusan tersebut telah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu (13/6/2022) kemarin.
“Pengurus baru telah lolos dari hasil penilaian kemampuan dan kepatutan anggota dewan komisaris dan direksi perseroan dari OJK,” ujar Sekretaris Perusahaan Bank Danamon, Rita Mirasari, dalam pengumuman tertulis, Kamis (14/7/2022).
Merujuk pada surat Otoritas Jasa Keuangan No. SR-144/PB.12/2022, beberapa pengurus baru Bank Danamon antara lain, Kenichi Yamato sebagai Komisaris Utama, Shuichi Yokoyama sebagai Komisaris, Hafid Hadeli sebagai Wakil Direktur Utama, dan Thomas Sudarma sebagai Direktur. Langkah Bank Danamon dalam melakukan penggantian pengurus ini dinilai sebagai bagian dari rencana penggabungan yang akan dilakukan oleh MUFG Indonesia terhadap Panin Bank dengan Bank Danamon.
Kendati demikian, rencana ini juga belum dapat dipastikan sepenuhnya. Sebab, dikatakan bahwa ketertarikan MUFG dalam mengakuisisi Panin Bank masih sangat awal dan rencana transaksi tersebut bisa saja dibatalkan.
AA







































