Miliki Kandungan Alergen, Singapura Tarik Dua Produk Makanan ABC dari Peredaran

Miliki Kandungan Alergen, Singapura Tarik Dua Produk Makanan ABC dari Peredaran
Image Source by dream.co.id

Miliki Kandungan Alergen, Singapura Tarik Dua Produk Makanan ABC dari Peredaran

“Produsen diwajibkan untuk mencantumkan kandungan bahan dalam produk makanan yang diketahui bisa menyebabkan hipersensitivitas pada label kemasannya.”

Baru-baru ini, produk kecap manis dan sambal dari perusahaan PT Heinz ABC Indonesia ditarik peredarannya di Singapura oleh otoritas Singapore Food Agency (SFA). Dikutip dari Channel News Asia, hal ini dilakukan SFA atas adanya penemuan kandungan alergen dalam produk tersebut yang tidak disebutkan secara jelas pada tabel kemasannya.

“Tiga produk telah ditarik dari peredaran oleh Singapore Food Agency (SFA) atas ditemukannya kandungan alergen yang tidak disebutkan secara jelas. Ketiga produk tersebut adalah Kecap Manis ABC, Sambal Ayam Goreng ABC, dan Soft Cream Waters Fukutoku Seika,” dilansir dari Channel News Asia, Kamis, (08/09/2022).

Berdasarkan regulasi terkait peraturan makanan Singapura, produsen diwajibkan untuk mencantumkan kandungan bahan dalam produk makanan yang diketahui bisa menyebabkan hipersensitivitas pada label kemasannya.

Sebagaimana diketahui, kedua produk ABC tersebut nyatanya mengandung Sulphur Dioxide dan Asam Benzoat yang mana kedua senyawa tersebut tidak dicantumkan secara jelas dalam tabel komposisi kedua produk tersebut.

Padahal, Sulfur dioksida diketahui dapat menyebabkan efek alergi terhadap tubuh dengan gejala yang ditimbulkan dapat berupa pusing, sakit perut, kesemutan, bercak merah pada kulit, meningkatkan pacu jantung,  kesulitan menelan, kejang dan dapat memicu asma. Sedangkan, Benzoic Acid juga diketahui dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit dengan gejala seperti kulit kemerahan, gatal, bengkak, dan ruam.

Kendati demikian, SFA menjelaskan bahwa kandungan Sulphur Dioxide dan Asam Benzoat yang terdeteksi dalam kedua produk tersebut diketahui masih berada dalam batas yang diizinkan.

Akan tetapi, SFA menyarankan kepada konsumen agar berhati-hati terhadap ketiga produk tersebut untuk tidak mengkonsumsinya apabila memiliki alergi terhadap kandungan-kandungan tersebut.

“Konsumen yang telah membeli produk yang terkena dampak, dan yang alergi terhadap alergen, sebaiknya tidak mengkonsumsinya,” kata SFA dikutip Bisnis.com, Kamis, (08/09/2022).

 

AA

Dipromosikan