Putin Teken Undang-Undang Penyitaan Pesawat Milik Perusahaan AS dan Eropa

Putin Teken Undang-Undang Penyitaan Pesawat Milik Perusahaan AS dan Eropa

Putin Teken Undang-Undang Penyitaan Pesawat Milik Perusahaan AS dan Eropa

Penandatanganan ini memungkinkan maskapai penerbangan dari Rusia melakukan pendaftaran pada pesawat yang disewa dari perusahaan asing di Rusia.

Pemerintah Rusia melakukan pembalasan atas sanksi-sanksi yang diberikan oleh negara barat, yaitu dengan melakukan penyitaan terhadap ratusan jet pribadi komersial yang dimiliki oleh perusahaan leasing Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Sanksi tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh industri penerbangan Rusia.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, melakukan penandatanganan undang-undang terkait sanksi tersebut sebagai bagian dari tindakan anti-sanksi pemerintah. Penandatanganan ini memungkinkan maskapai penerbangan dari Rusia melakukan pendaftaran pada pesawat yang disewa dari perusahaan asing di Rusia.

Dengan begitu, pesawat tersebut akan diberikan suatu sertifikat kelaikan udara lokal. Pemerintah akan menahan pesawat yang disewa dari pihak asing yang saat ini sudah beroperasi di rute dalam negeri. Pemerintah Rusia juga memastikan akan mempersulit perusahan asing untuk mendapatkan kembali pesawat-pesawat mereka.

Sebelumnya, AS dan Eropa telah menjatuhkan sanksi kepada Rusia dengan melakukan pengambilalihan semua pesawat yang disewakan ke maskapai Rusia pada akhir Maret 2022.

Produsen pesawat terkemuka dunia, Airbus dan Boeing, sudah melakukan pemutusan akses pasokan suku cadang untuk maskapai Rusia. Sebagai informasi, Rusia mengoperasikan 305 pesawat jet Airbus dan 332 jet Boeing.

Saat ini, perusahaan leasing masih belum memberikan tanggapan mengenai sanksi balasan yang dijatuhkan oleh Rusia terkait dengan penyitaan pesawat. Seperti yang diketahui, Rusia adalah negara dengan daratan terbesar di dunia, di mana total luas wilayahnya adalah dua kali lipat ukuran benua Amerika.

Wakil Direktur GeoEconomics Center di Atlantic Council, Charles Lichfield, mengatakan bahwa industri penerbangan merupakan penggerak roda perekonomian bagi Rusia.

“Industri penerbangan merupakan bagian penting dari ekonomi Rusia. Meskipun orang Rusia tak sebanyak orang AS,” ucap Charles.

Perusahaan leasing juga memastikan bahwa pesawat tidak akan memiliki akses ke suku cadang dan tidak akan memiliki sertifikat kelaikan udara yang bisa diterima oleh maskapai barat.

“Jet-jet ini tidak akan didukung dengan suku cadang dan perawatan lagi. Ini masalah nyata jika mereka kehilangan sertifikat kelaikan udara mereka, yang dapat terjadi jika catatan yang tepat tidak disimpan, atau terutama jika mereka dikanibal untuk suku cadang,” ucap Direktur Pelaksana AeroDynamic Advisory, Richard Aboulafia.

 

FDW

Dipromosikan