Shanghai Lockdown, Harga Minyak Terjun Bebas

Shanghai Lockdown, Harga Minyak Terjun Bebas
Image Source by detik.com

Shanghai Lockdown, Harga Minyak Terjun Bebas

“Harga minyak mentah berjangka dunia turun lebih dari USD3 pada awal perdagangan sedangkan untuk minyak mentah berjangka jenis brent turun USD2,75.”

Pemerintah Kota Shanghai, China memutuskan untuk melakukan lockdown secara bertahap di wilayah kota tersebut. Hal ini dilakukan karena adanya kenaikan jumlah kasus Covid-19 yang cukup tinggi. Tercatat terdapat 2.631 kasus tanpa gejala bari yang menyumbang hampir 60% dari total kasus baru tanpa gejala di China.

Adanya Lockdown di Shanghai China tersebut menyebabkan harga minyak mentah berjangka di dunia turun lebih dari USD3 pada awal perdagangan pada senin (28/3). Untuk minyak mentah berjangka jenis Brent -2,3% atau USD2,75 menjadi USD116,18 per barrel. Kemudian untuk minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat juga -2,3% atau USD2,60 menjadi USD109,90 per barel.

Penurunan tersebut dikarenakan kebijakan lockdown di Shanghai akibat Covid-19 yang akan mempengaruhi permintaan bahan bakar minyak di China.

Meluasnya penyebaran Covid-19 di China tersebut menimbulkan kekhawatiran pasar terkait permintaan minyak dari negara tersebut. Karena China merupakan importir minyak mentah terbesar di dunia dan konsumen terbesar ke-2 setelah Amerika Serikat.

Pemerintah Shanghai menyatakan bahwa semua perusahaan dan pabrik harus menangguhkan produksinya atau mempekerjakan karyawannya dari rumah. Sehingga hal tersebut akan menyebabkan menurunnya aktivitas masyarakat secara umum.

“Masyarakat diminta untuk mendukung, memahami dan bekerja sama terkait pencegahan dan pengendalian epidemi kota, dan berpartisipasi dalam pengujian asam nukleat secara tertib,” ujar Pemerintah dikutip dari Reuters (28/3).

Bursa Asia Melemah

Tidak hanya itu, mayoritas bursa Asia-Pasifik yang dibuka kembali melemah, dikarenakan investor cenderung merespon negatif dari pemberlakukan lockdown yang dilakukan di China tersebut akibat melonjaknya jumlah kasus Covid-19.

Dikutip dari CNBC Indonesia, Indeks Nikkei Jepang dibuka melemah 0,42%, Hang Seng Hong Kong terkoneksi 0,68%, Shanghai Composite China merosot hingga 1,02%, Straits Times Singapura turun 0,13% dan KOSPI Korea Selatan terpangkas 0,7%.

 

VWS

Dipromosikan