Memilih KBLI yang Sesuai dengan Bisnis: Simak Tips & Trik Lengkapnya
“Apabila pemilihan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) tidak tepat, maka pelaku usaha dapat dijerat sanksi ringan hingga berat, termasuk pencabutan izin usaha.”
Pada tahun 2022 lalu, publik sempat diramaikan dengan kabar perusahaan yang bernama Holywings terkena sanksi pencabutan izin usaha karena adanya ketidaksesuaian izin usaha yang dimiliki dengan kegiatan usaha yang dijalankan.
Pada saat itu, kegiatan usaha yang dijalankan oleh Holywings adalah restoran, bar, diskotik, karaoke, penyedia makanan lainnya, dan usaha arena permainan. Dari 6 kegiatan usaha tersebut, Holywings ternyata belum mengantongi izin usaha untuk kegiatan usaha bar.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Andhika Permata dalam keterangannya di situs web PPID DKI Jakarta, Senin (27/6/2022), beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar untuk KBLI 56301 untuk jenis usaha bar yang telah terverifikasi. Holywings hanya memiliki Surat Keterangan Pengecer (SKP) dengan KBLI 47221 untuk pengecer minuman beralkohol.
Apa perbedaan dari kedua KBLI tersebut?
KBLI 56301 merupakan untuk kegiatan usaha bar yang dimana usahanya bisa menyediakan tempat untuk konsumen minum di tempat (dine in). Sedangkan KBLI 47221 untuk kegiatan usaha minuman beralkohol yang dijalankan khusus dibawa pulang (take away).
Mengenal Konsep Dasar KBLI untuk Bisnis
Sebelum membahas lebih jauh, sebagai informasi, KBLI atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia merupakan klasifikasi rujukan yang digunakan untuk mengkategorikan aktivitas atau kegiatan usaha di Indonesia ke dalam beberapa lapangan usaha atau bidang usaha yang dibedakan berdasarkan jenis kegiatan usaha yang menghasilkan produk baik berupa barang maupun jasa.
Umumnya, dalam satu bisnis bisa memiliki banyak KBLI. Misalnya saja bisnis kafe atau coffee shop, biasanya kegiatan usaha yang dijalani menyediakan minuman dan juga menyediakan makanan. Oleh karena itu, KBLI yang bisa dipilih adalah sebagai berikut:
- 56303 Rumah minum/kafe
- 56304 Kedai minuman (kalau tempat usahanya menggunakan tenda atau dapat dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang)
- 56101 Restoran
- 56103 Kedai Makanan (kalau tempat usahanya menggunakan tenda atau dapat dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang)
Baca Juga: Pemerintah Luncurkan KBLI 2020
Kesalahan dalam memilih KBLI akan berdampak terhadap perizinan berusaha. Masing-masing KBLI memiliki ketentuan perizinan berusaha yang berbeda-beda. Akibatnya jika kegiatan usaha yang dijalankan ternyata tidak sesuai dengan KBLI yang tercantum dalam dokumen izin usaha, maka perusahaan tersebut dapat dikenakan sanksi pencabutan perizinan berusaha (Pasal 414 Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PP 5/2021)).
Karena perizinan berusahanya dicabut, maka usaha tersebut akan dianggap ilegal. Karena memiliki perizinan berusaha merupakan syarat wajib dimiliki oleh pengusaha bahkan sebelum kegiatan usaha berjalan (Pasal 4 PP 5/2021).
Baca Juga: Pembaharuan KBLI 2020 Dikaitkan dengan Ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan
Tips Memilih KBLI dengan Tepat
Kesalahan memilih KBLI memang dapat berakibat fatal terhadap bisnis.
Maka dari itu, agar pengusaha tidak salah memilih KBLI yang tepat untuk bisnisnya, berikut tips dari konsultan Smartlegal.id untuk memilih KBLI:
Menyesuaikan dengan Model Bisnis
Penting bagi pengusaha untuk memahami model bisnis yang ia jalankan. Karena pengklasifikasian kegiatan usaha di KBLI salah satunya berdasarkan model bisnis yang dijalankan. Misalnya saja, model bisnis perdagangan dan model bisnis produksi, kedua bisnis itu merupakan dua hal yang berbeda.
Contohnya, jika Anda menjalankan bisnis pakan ternak, untuk bisnis pembuatan (produksi) konsentrat pakan ternak KBLI-nya adalah 10802 tentang “Industri Konsentrat Makanan Hewan”. Kemudian jika bisnisnya menjual pakan ternak di dalam toko, KBLI-nya adalah 47754 tentang “Perdagangan Eceran Pakan Ternak/Unggas/Ikan dan Hewan Piaraan”.
Menyesuaikan dengan Jenis Barang atau Jasa yang Ditawarkan
Selain berdasarkan model bisnis pengklasifikasian KBLI juga berdasarkan dari jenis barang atau jasa yang ditawarkan.
Jadi, para pengusaha perlu memperhatikan jenis barang atau jasa yang mereka tawarkan pada saat menentukan KBLI. Karena setiap barang atau jasa memiliki perizinan berusaha yang berbeda pula.
Misalnya dalam kasus Holywings yang memiliki KBLI 47221 Perdagangan eceran minuman beralkohol atau kegiatan usaha minuman beralkohol yang dijalankan khusus dibawa pulang (take away). Oleh karena itu, Holywings hanya memiliki perizinan berupa Surat Keterangan Pengecer (SKP).
Kalau Holywings memilih KBLI 56301 yang ditujukan untuk kegiatan usaha bar, maka perizinannya berupa Surat Keterangan Penjual Langsung (SKPL).
Jika Kegiatan Usahanya Perdagangan, maka Perhatikan Proses Pendistribusiannya
Hal ini dikarenakan terdapat perbedaan KBLI antara Perdagangan Besar dan Perdagangan Eceran.
Perdagangan besar merupakan jenis perdagangannya dengan melalui proses distribusi tidak langsung ke konsumen akhir. Sedangkan perdagangan eceran proses distribusinya langsung kepada konsumen akhir.
Perlu diketahui, kedua jenis KBLI tersebut tidak dapat dijadikan dalam satu usaha. Jika dalam satu usaha menggunakan kedua KBLI itu, maka konsekuensinya sistem Online Single Submission (OSS) tidak menerbitkan izin usaha.
Ketiga hal tersebut perlu diperhatikan ketika Anda ingin mengurus perizinan berusaha dan/atau pendirian badan usaha melalui sistem OSS. Sebab, KBLI merupakan bagian yang harus dimasukan dalam akta pendirian badan usaha sekaligus pengurusan perizinan berusaha melalui OSS.
Baca Juga: Fix! Perdagangan Baju Thrift Impor Akan Dilarang
Tata Cara Memeriksa KBLI yang Sesuai dengan Bisnis Anda
Kemudian untuk mencari tahu informasi tentang KBLI, Anda dapat memeriksanya melalui situs web sistem OSS.
Berikut tata cara mengecek KBLI yang sesuai dengan usaha Anda melalui sistem OSS:
- Pelaku usaha dapat mengunjungi laman resmi OSS.
- Lalu, klik bagian informasi dan pilih “Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020”.
- Kemudian, pada layar Anda akan muncul kategori KBLI dari huruf A sampai U yang merupakan jenis KBLI berdasarkan golongan usaha Anda. Dalam tampilan yang sama, Anda dapat menggunakan fitur “pencarian” dan menulis kata kunci dari kegiatan usaha yang sesuai;
- Setelah menentukan golongan usaha yang tepat sesuai dengan hurufnya, Anda dapat memilih turunan KBLI 2 digit yang sesuai dari golongan usaha sesuai dengan hurufnya;
- Selanjutnya, Anda dapat memilih turunan KBLI 3 digit yang sesuai dengan golongan usaha anda;
- Lebih lanjut, Anda dapat memilih turunan KBLI 4 digit yang menunjukkan opsi kegiatan usaha secara lebih detail;
- Lalu, Anda akan menemukan KBLI 5 digit, sesuai dengan kegiatan usaha yang sedang dijalankan. Pada KBLI 5 digit ini, Anda dapat menemukan uraian dan ruang lingkup kegiatan usaha.
- Terakhir, Anda masih harus melihat ruang lingkup pada KBLI 5 digit guna menentukan cakupan kegiatan usaha yang sesuai. Karena, persyaratan perizinan berusaha yang harus Anda penuhi disesuaikan dengan ruang lingkup yang tertera pada KBLI 5 digit tersebut.
Baca Juga: Pemilihan KBLI OSS untuk Pendirian PT PMA
Ruang Lingkup pada KBLI 5 Digit
Perlu diketahui bahwa terdapat ruang lingkup pada KBLI 5 digit ini, yang memuat informasi tentang:
- Skala usaha;
- Luas lahan;
- Tingkat risiko;
- Perizinan berusaha yang harus dipenuhi;
- Jangka waktu permohonan perizinan berusaha;
- Masa waktu perizinan berusaha;
- Parameter tertentu yang ditetapkan; dan
- Pemerintah yang berwenang untuk menangani perizinan berusaha tersebut.
Selain itu, terdapat persyaratan perizinan berusaha, jangka waktu pemenuhan persyaratan, kewajiban perizinan berusaha dan jangka waktu pemenuhan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha.
Sebagai saran, agar mempermudah proses pengurusan legalitas usaha Anda, ada baiknya untuk memanfaatkan layanan konsultan hukum. Sebab, para konsultan hukum yang berpengalaman sangat memahami seluk-beluk terkait pengurusan legalitas usaha. Selain itu, biaya yang dikeluarkan untuk mengurus legalitas merupakan bagian penting dari investasi dalam menjalankan bisnis Anda.
Mau dapat layanan konsultan hukum bisnis yang profesional? Langsung saja menghubungi Smartlegal.id dengan cara klik disini atau menghubungi melalui email info@smartlegal.id.







































