3 Hal yang Wajib Dilakukan Fresh Graduates Sebelum Melamar Pekerjaan di Law Firm

0
187
3 Hal yang Wajib Dilakukan Fresh Graduates Sebelum Melamar Pekerjaan di Law Firm

3 Hal yang Wajib Dilakukan Fresh Graduates Sebelum Melamar Pekerjaan di Law Firm

“Saat ini kantor hukum punya spesialisasinya masing-masing sehingga kalian bisa menyesuaikan dengan harapan kalian untuk bekerja dimana. Satu hal yang penting adalah, carilah kantor hukum yang berintegritas. Ini penting karena pembentukan karakter lawyer dibentuk di awal,”

Berbeda dengan awal tahun 90-an, saat ini menjalani pekerjaan sebagai seorang pengacara mulai menjadi impian banyak orang. Tidak sedikit orang tua yang juga mulai terbuka dengan profesi ini dan mendorong anak-anaknya untuk menggeluti bidang ini. Untuk sampai di tahap menjabat status sebagai pengacara, seorang sarjana hukum harus melewati proses recruitment terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan akan terlalu berat untuk membuka kantor hukum sendiri tanpa adanya pengalaman, ditambah modal yang cukup besar untuk memulai bisnis ini. Sehingga banyak dari sarjana hukum yang ingin langsung bergabung dengan kantor hukum besar yang ada.

Fredrik Jacob Pinakunary, Founder sekaligus Managing Partner Fredrik J. Pinakunary Law Offices membagikan setidaknya tiga hal yang harus dilakukan bagi para sarjana hukum sebelum menjejakkan kakinya di dalam dunia praktik sebagai pengacara. Materi ini dipaparkan oleh Fredrik pada Online Class “Questions for Law Firm Job Interview” yang diselenggarakan oleh Komunitas Lawyer Muda ID yang bekerja sama dengan Kliklegal pada Jumat (17/04) lalu. Simak informasi berikut :

Pertama, mengenali passion diri sendiri.

Menurut Fredrik, hal utama yang perlu digali lebih dalam oleh para sarjana hukum sebelum terjun ke dalam dunia lawyering adalah kepastian dari passion yang dimiliki oleh masing-masing pribadi. Hal ini dijadikan sebagai fondasi karena akan menentukan jangka panjang karir orang yang bersangkutan.

“Profesi advokat belakangan ini sangat menarik perhatian banyak orang, terutama setelah ada infotainment. Tapi satu hal yang perlu kalian tanyakan kepada diri sendiri, apakah betul saya memiliki passion untuk berkarir di lawyering? Apakah karakter saya cocok dengan profesi ini? Kalau jawabannya iya, senang menjadi advokat, oke kita jalani,” jelas Fredrik pada saat itu. 

Kedua, menentukan pilihan law firm mana yang ingin dituju.

Setelah yakin bahwa seorang sarjana hukum memiliki passionate untuk berkarir dalam dunia lawyering, langkah selanjutnya adalah menentukan pilihan bidang hukum yang ingin digeluti. Saat ini, kurang lebih jenis lawyer secara garis besar dibagi ke dalam dua kotak, yaitu litigation lawyer atau corporate lawyer. Secara umum hal ini juga berlaku bagi sebuah kantor hukum, namun hal ini tidak menutup kemungkinan adanya kantor hukum yang hanya bergerak dalam satu spesialisasi saja.

Ketika seorang sarjana hukum ingin melamar pekerjaan di suatu kantor hukum, hal utama yang harus dilakukan olehnya adalah melakukan riset terkait core business kantor hukum tersebut.  Pelajari mengenai kasus-kasus yang berkaitan atau pernah ditangani oleh kantor hukum tersebut. Hal ini akan sangat membantu ketika yang bersangkutan sudah masuk ke dalam tahap interview, besar kemungkinan ini menjadi nilai plus bagi para recruiter.

Pada saat memaparkan materinya, Fredrik berpesan agar para sarjana hukum mengedepankan integritas dalam bekerja sebagai seorang pengacara.

Ketiga, mempersiapkan dokumen terkait dengan lamaran kerja.

Sama seperti tata cara melamar pekerjaan di bidang manapun, pelamar yang berniat untuk apply di suatu kantor hukum juga harus menyiapkan dokumen-dokumen yang akan menjadi gambaran bagi recruiter atas kemampuan si pelamar. Pelamar diharapkan melampirkan surat lamaran, curriculum vitae (CV), fotokopi ijazah terakhir dan transkrip nilai, dan resume pribadi pelamar. Perlu diingat bahwa dalam hal ini CV dan resume merupakan dua hal yang berbeda. Menurut Fredrik, resume dapat dijadikan cara si pelamar untuk ‘membranding’ dirinya kepada recruiter. Pasalnya, dalam resume kita dapat menyatakan strong points yang dimiliki sehingga dapat menarik recruiter untuk memanggil pelamar ke tahap selanjutnya.

 

BEL

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*