Ilustrasi gambar dari: Freepik
Menciptakan merek dagang yang unik dan berbeda adalah langkah penting dalam membangun identitas merek yang kuat dan melindungi kekayaan intelektual bisnis Anda. Namun, dalam prosesnya, seringkali perusahaan terjebak dalam kesamaan merek dengan merek lain, yang dapat mengakibatkan kebingungan konsumen dan masalah hukum di masa depan. Berikut 5 (lima) parameter untuk menghindari kemiripan merek:
- Persamaan Konsep
Anda harus memahami apa yang membuat merek kamu unik, dan pastikan bahwa konsep merek kamu memiliki ciri khas yang membedakannya dari pesaing.Mulai dari aspek bentuk (tulisan dan/atau elemen grafis), cara penempatan (mulai dari tata letak huruf. angka, elemen grafis atau gambar). susunan warna, hingga kombinasi antara beberapa unsur.
- Persamaan Visual
Parameter ini menjadi kesan pertama yang dilihat oleh indera, kita dapat langsung jatuh cinta’ pada merek dan percaya pada keunggulan mereka.Maka dari itu pastikan bahwa elemen- elemen visual ini tidak terlalu mirip dengan merek lain yang sudah ada dan tanda atau elemen grafis yang digunakan tidak terlalu sederhana maupun terlalu rumit.
- Persamaan Bunyi Ucapan
Parameter ini bisa dinilai berdasarkan kesamaan bunyi atau suara yang dianggap mirip dalam penyebutan suatu kata.Anda harus memastikan bahwa nama merek kamu tidak terdengar terlalu mirip dengan merek lain yang sudah ada. Kamu bisa mengakali bunyi ucapan ini dengan menambahkan kata, seperti kata serapan dari bahasa asing.
- Persamaan Kelas dan/atau Sub-kelas
Pemilihan kelas dan/atau sub-kelas yang tepat dan sesuai menjadi parameter terpenting sebelum melakukan permohonan merek ke DJKI.Terkadang banyak pelaku bisnis yang melakukan kesalahan dalam mengajukan permohonan merek Persamaan kelas dan/atau sub kelas dapat dinilai dari segi sifat barang/jasa, cara berjualan hingga segi asal produksi.
- Permohonan Diajukan dengan Itikad Baik
Parameter ini memastikan bahwa kamu tidak bermaksud untuk meniru atau menjiplak merek lain yang sudah ada. dan kamu memiliki niat yang jujur untuk membangun merek kamu sendiri dengan identitas yang unik dan berbeda.Hal tersebut merupakan bagian dari etika bisnis yang penting dan juga merupakan syarat untuk berhasil mendaftarkan merek dagang.
Artikel ini ditulis oleh Asharyanto, Co-Founder & CEO SmartLegal.id.













































