Dian Swastatika Akuisisi Penuh Saham Dampier Coal Australia

Dian Swastatika Akuisisi Penuh Saham Dampier Coal Australia

Akuisisi ini dinilai positif karena beberapa tahun ke depan komoditas batu bara tetap akan mempunyai nilai ekonomi tinggi.

PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA), emiten pertambangan milik Sinar Mas Group melakukan pembelian saham atau akuisisi saham sebesar 100 persen milik perusahaan tambang batubara asal Australia, Dampier Coal (Queensland) Pty Ltd.

Akuisisi ini dilakukan melalui entitas anak tidak langsung perseroan, yaitu anak usaha DSSA, Stanmore Resources Limited melalui Stanmore SMC Holdings Pty Ltd atau SMC.

Melalui Keterbukaan Informasi PT Dian Swastatika Sentosa memiliki 100% saham Dampier Coal Pty Ltd yang juga merupakan pemilik 80% saham BHP Mitsui Coal Pty Ltd.

Manajemen DSSA juga menyebutkan bahwa akuisisi saham tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemegang saham Dian Swastatika Sentosa.

Akuisisi ini didanai oleh kas internal Stanmore Resources Limited melalui beberapa sumber pendanaan, yaitu pendanaan internal, penawaran hak pro-rata, dan penarikan fasilitas pembiayaan pengambilalihan.

Pendanaan melalui penawaran hak pro-rata saham biasa Stanmore dilakukan oleh Golden Investments Australia Pte. Ltd senilai USD 300. 

Penawaran hak pro-rata terjadi apabila saham setiap pemegang saham akan menerima jumlah yang proporsional dengan persentase saham yang mereka miliki.

Dana hasil penerbitan hak pro-rata saham Stanmore akan digunakan untuk pengambilalihan saham Dampier Coal (Queensland) Pty Ltd dan telah mendapatkan persetujuan para pemegang saham dalam RUPS Februari 2022 lalu.

Selain itu, pendanaan juga dilakukan melalui penarikan fasilitas pembiayaan pengambilalihan senilai USD 625 juta.

Dana sindikasi tersebut berasal dari beberapa sumber pembiayaan antara lain Värde Partners, Canyon Capital Advisors LLC, Farallon Capital Asia Pte Ltd dan lembaga pembiayaan lain yang memiliki jatuh tempo 5 tahun sejak penarikan pertama, dengan jaminan seluruh aset Stanmore SMC  Holdings Pty Ltd.

Pada dasarnya, seringkali sumber dana yang digunakan untuk melakukan aksi korporasi akuisisi dapat bersumber dari surplus kas yang dimiliki oleh akuisitor, penjualan harta milik akuisitor, penjualan saham milik akuisitor maupun melalui penerbitan obligasi. 

Berpotensi Memberikan Keuntungan

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (Pushep), Bisman Bakhtiar, mengatakan bahwa pengambilalihan saham Dampier Coal merupakan langkah strategis yang cukup positif karena menunjukkan perusahaan Indonesia bisa menjadi pemain usaha energi kelas dunia.

“Aksi korporasi ini akan memberikan dampak positif, mengingat dalam beberapa tahun ke depan komoditas batu bara tetap akan mempunyai nilai ekonomi tinggi. Potensi keuntungan dan nilai tambah akan tetap besar karena Australia dikenal sebagai negara produsen besar batu bara berkualitas tinggi,” jelas Bisman.

Bisman menambahkan DSSA berpotensi meraup keuntungan yang tinggi, baik untuk pasar Australia maupun ekspor. Hal ini karena Australia termasuk negara yang belum mengambil kebijakan untuk stop PLTU-nya.

Selain itu, risiko kerugian dari aksi korporasi yang dilakukan oleh DSSA ini relatif kecil. Kecuali, ada perubahan kebijakan di Australia atau adanya penurunan harga secara drastis di pasar internasional.

 

MH

Dipromosikan