Niko Panjaitan Lawyer Yang Bertekad Benahi Hukum Dalam Dunia Olahraga

0
448
Niko Panjaitan Lawyer Yang Bertekad Benahi Hukum Dalam Dunia Olahraga

Niko Panjaitan Lawyer Yang Bertekad Benahi Hukum Dalam Dunia Olahraga

“…Pengalaman saat menjalani kehidupan atlet, pengalaman bekerja di bidang hukum ketenagakerjaan, dan pengalaman teman-teman atlet juga menginspirasi saya. Akhirnya, dari hal-hal tersebut saya dapat memahami tantangan yang dihadapi di dunia olahraga dan ingin bantu untuk benahi.”

Niko Panjaitan, laki-laki yang sempat berkecimpung dalam dunia lawyering akhirnya memilih untuk berganti haluan dan berkarya dalam dunia olahraga. Niko mulai merintis karir hukumnya di tahun 2016. Tidak hanya sampai disitu, di tahun 2017 Niko melanjutkan karirnya dengan bergabung di Hanafiah Ponggawa & Partners (kini Dentons HPRP). Selama menjalani profesinya sebagai seorang lawyer, Niko sudah menangani berbagai sengketa hukum yang berhubungan dengan isu ketenagakerjaan, Kekayaan Intelektual, hukum perusahaan, hukum transportasi darat/perkeretaapian, udara, dan laut.

Namun diakhir tahun 2017, alumnus Universitas Indonesia ini mulai memantapkan diri untuk menjajakan kakinya dalam dunia olahraga. Di bawah naungan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Niko ditugaskan dalam pekerjaan yang berfokus pada Football Law. Niko diamanahkan untuk membantu menyelesaikan pembentukan Badan Penyelesaian Sengketa Nasional PSSI sebelum ditempatkan dalam Badan Penyelesaian Sengketa Nasional tersebut. Niko mengaku bahwa sejak kecil memang sudah memiliki pemikiran untuk berkarir dalam dunia olahraga. “Saat SD saya masih ingat, setiap ditanya tentang cita-cita, saya selalu jawab pemain bola. Kemudian di SMA dan kuliah cita-cita pemain basket. Jalan Tuhan saat ini diberikan kesempatan berkarya di PSSI,” katanya kepada Kliklegal, Kamis (02/04).

 

Tantangan yang Harus Dibenahi Dalam Dunia Olahraga

Niko menjelaskan bahwa dirinya pernah menjalani kehidupan sebagai seorang atlet, dimana ia sempat beberapa kali menjadi practice player di beberapa klub basket profesional. Turun langsung menjalani kehidupan seorang atlet memberikan Niko kesempatan yang lebih besar untuk mengerti permasalahan-permasalahan yang ada dalam dunia olahraga. Ditambah dengan adanya pengalaman Niko bekerja menangani isu-isu hukum ketenagakerjaan, semakin membuka kesadaran atas keterkaitan antara kedua isu tersebut.

Niko sendiri merasa banyak tantangan yang masih ada di dalam dunia olahraga yang harus dibenahi, dan dirinya bertekad untuk ikut ambil bagian dalam membereskannya. Contohnya saat ini tantangan paling besar dalam football law sendiri berkaitan dengan perjanjian kerja. Tidak hanya dalam sektor ekonomi, di dunia olahraga pun perjanjian kerja merupakan isu yang krusial karena dampaknya cukup besar bagi stakeholders.

Misi Niko Dalam Dunia Olahraga Indonesia

Olahraga memberi saya banyak pengalaman dan pembelajaran sangat berharga, saya akan memberikan kembali hal yang terbaik untuk olahraga.

Dalam hal ini Niko mencatat ada 3 (tiga) misi yang ingin ia wujudkan selama berkarir dalam dunia olahraga, yaitu:

  1. Mengembangkan peraturan di bidang olahraga;
  2. Peningkatan sinergitas antar badan dan Lembaga terkait;
  3. Peningkatan kualitas kemampuan, tingkat edukasi dan jaminan kesejahteraan atlet Indonesia usia dini, atlet aktif, dan atlet yang sudah pensiun.

Demi mewujudkan misinya, meskipun sibuk Niko tidak pernah berhenti untuk meng-upgrade pengetahuannya dalam dunia olahraga. Pada tahun 2019 lalu, Niko mengikuti sebuah program yang dikeluarkan oleh Columbia University School of Professional Studies. Selama 1 (satu) tahun ia mempelajari materi-materi yang disampaikan oleh pengajar dan praktisi internasional dari berbagai bidang olahraga, guna memahami lebih jauh mengenai industri olahraga. Pasalnya pengalaman ini membuat Niko semakin tersadar atas potensi-potensi dan ide-ide baru yang dapat diterapkan di dalam pekerjaannya.

Momen Sejarah Suksesi Asian Games

“Terlepas dari tantangan yang dihadapi dilapangan, semua memberikan yang terbaik. Kerjasama tim yang solid dan antusiasme yang berhasil mensukseskan Asian Games kemarin,” kata Niko kepada KlikLegal.

Pada tahun 2018, Niko ikut turun dalam suksesi Asian Games. Lebih tepatnya Niko menjadi Koordinator untuk volunteer women football di Palembang. Niko dan tim sama-sama melakukan usaha terbaiknya untuk turut mensukseskan Asian Games. Ditugaskan untuk pergi mengurus tim di Palembang sebagai salah satu Host City, Niko harus merantau untuk waktu kurang lebih 1 (satu) bulan sebagai bentuk dedikasi dirinya membangun momen bersejarah dalam menyelenggarakan event olahraga multinasional ini.

Menurut Niko pengalaman yang paling berkesan selama menjalankan harinya sebagai Koordinator volunteer women football adalah pengorbanan dan gotong royong tim selama kegiatan berlangsung.

Terlepas dengan adanya penyebaran wabah Covid-19 yang menjadi hambatan untuk dilaksanakannya pertandingan-pertandingan sepak bola sampai waktu yang tidak bisa ditentukan ini, Niko masih tetap akan maju untuk berkarya dalam dunia olahraga. “Bukan masalah, kompetisi dihentikan untuk sementara. Dari sini banyak yang bisa dijadikan pembelajaran,” ujarnya dengan mantap.

Untuk saat ini Niko berfokus untuk memonitor perkembangan kondisi pandemik. Dimana ia menganalisa kemungkinan isu yang akan berkembang di olahraga. Mencoba menelaah alternatif solusi yang potensial dan proporsional bagi stakeholders.

Visit Linkedin Niko Panjaitan

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*