3 Poin Penting Hasil Pertemuan AECC Ke-19

0
30
3 Poin Penting Hasil Pertemuan AECC Ke-19

3 Poin Penting Hasil Pertemuan AECC Ke-19

Forum ASEAN Economic Community Council (AECC) ke-19 merupakan salah satu sarana untuk memperkuat kerja sama Indonesia dengan ASEAN.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto menghadiri forum ASEAN Economic Community Council (AECC) ke-19 yang diselenggarakan oleh Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) secara virtual pada Selasa (10/11). Pertemuan ini dipimpin oleh Tran Tuan Anh dari Vietnam dengan dihadiri oleh seluruh AECC Ministers dari 10 Negara Anggota ASEAN.

“Forum ini membahas tingkat integrasi ekonomi ASEAN, review atas implementasi Cetak Biru MEA 2025, upaya pemulihan ekonomi ASEAN dan pelaksanaan Revolusi Industri 4.0. Ini merupakan tindak lanjut dari Pertemuan AECC ke-18 yang berlangsung di Bangkok, Thailand,” ucap Menko Airlangga dalam konferensi pers pada Selasa (10/11).

Airlangga mengatakan dalam forum ini negara-negara ASEAN meneyepakati ASEAN Comprehensive Recovery Framework (ACRF) sebagai kerangka kerja pemulihan ekonomi. “Ini merupakan tindak lanjut dari arahan Leaders pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-36 tanggal 26 Juni 2020 untuk melakukan pemulihan ekonomi akibat dampak COVID-19,” ujarnya.

Selain itu, terdapat tiga poin penting lainnya dari hasil pertemuan AECC ke-19 ini. Pertama, para peserta pertemuan membahas industri 4.0 di ASEAN agar bisa dipercepat. “Indonesia mendukung inisiatif ini sebagai salah satu upaya Indonesia dalam mewujudkan prioritas nasional ‘Making Indonesia 4.0’,” tuturnya.

Kedua, para peserta menyepakati cetak biru pelaksanaan lanskap strategi regional dan global serta dampaknya terhadap integrasi ekonomi ASEAN sampai tahun 2025.

Ketiga, adanya deklarasi terkait digital tourism yang merupakan inisiatif dari para menteri pariwisata di ASEAN untuk lebih banyak menerapkan teknologi pada pengelolaan sektor wisata dalam rangka pemulihan sektor pariwisata. “Adapun tujuannya mempromosikan kerja sama antar Asean untuk mengidentifikasikan peluang pariwisata dan kesenjangan transformasi digital untuk mendorong inovasi teknologi seperti new digital transform, digital database, digital value chain connection,” ujarnya.

AP

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*