Bidik Dana Rp148,75 Miliar, Sunindo Adipersada Tetapkan Harga IPO Rp350 Per Saham

0
35
Bidik Dana Rp148,75 Miliar, Sunindo Adipersada Tetapkan Harga IPO Rp350 Per Saham

Bidik Dana Rp148,75 Miliar, Sunindo Adipersada Tetapkan Harga IPO Rp350 Per Saham

“Saham yang dilepas tersebut merefleksikan 26,92 persen saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh”.

Perusahaan produsen boneka dan mainan anak-anak, PT Sunindo Adipersada Tbk, akan menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dengan target dana Rp148,75 miliar. Perolehan dana tersebut akan dimanfaatkan untuk membiayai pembelian bahan baku, biaya produksi, dan untuk biaya operasional perseroan. Sunindo dalam prospektus yang diterbitkan di Jakarta pada Selasa (28/7), disebutkan perseroan akan melepas sebanyak 425 Juta saham dengan harga pelaksanaan Rp350 per saham. 

Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum perdana saham ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi efek, seluruhnya akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja, dimana modal kerja tersebut akan digunakan untuk biaya pembelian bahan baku, biaya produksi, dan untuk biaya operasional perseroan.

Secara bersamaan, perseroan akan menerbitkan sebanyak 170 juta waran seri I yang menyertai saham baru perseroan atau setara 16,83 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Setiap pemegang 100 saham baru berhak memperoleh 40 waran Seri I, dimana setiap 1 waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. 

Perseroan juga telah menetapkan masa penawaran saham akan dilaksanakan pada 27 Juli 2020 sampai dengan 29 Juli 2020, penjatahan saham pada 3 Agustus, serta distribusi saham dan waran I secara elektronik akan dilaksanakan pada 5 Agustus 2020. 

Adapun, dalam pelaksanaan IPO, perseroan menunjuk PT NH Korindo Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek. Sepanjang tahun 2019, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp171,55 Miliar atau naik 11,73 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp153,53 Miliar. Laba tahun berjalan tercatat sebesar Rp11,24 Miliar atau meningkat 161,39 persen dari sebelumnya sebesar Rp4,30m  Miliar pada akhir tahun 2018. Dari sisi neraca, total aset perseroan mencapai sebesar Rp180,98 Miliar hingga akhir 2019 naik 28,71 persen dibanding jumlah aset pada akhir 2018 sebesar Rp140,60 Miliar. Total aset terdiri atas aset lancar sebesar Rp162 Miliar dan aset tak lancar sebesar Rp 18,97 Miliar. 

Sebagai informasi, Sunindo Adipersada merupakan perusahaan yang bergerak industri mainan anak-anak, khususnya dalam produksi boneka. Selain itu, perseroan melakukan usaha pada perdagangan besar alat permainan dan mainan anak-anak. Perseroan mencatat bahwa sebanyak 90 persen produk perseroan diekspor ke negara-negara Amerika Serikat, Eropa, Australia, dan Asia. Sisanya 10 persen produk untuk dijual di dalam negeri/domestik. Beberapa pelanggan perseroan adalah Keel Toys, Hawaii, The Puppet Company, Commonwealth, Trudi, dan juga Mattel.

 

SF

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*