Dentons HPRP Terima Penghargaan Atas Keberhasilan Menangani Divestasi Saham Freeport

0
0
doc. Istimewa

Dentons HPRP baru saja menerima penghargaan sebagai law firm yang sukses menangani kasus divestasi saham Freeport Indonesia oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum). Penghargaan yang diterima oleh Giovanni Mofsol Muhammad, lead-partner Dentons HPRP diberikaan saat Acara Malam Apresiasi Tim Kerja Divestasi 51% Saham Freeport di Jakarta 20 Maret lalu.

Kepada Kliklegal.com, Giovanni menyatakan Dentons HPRP merupakan local counsel yang mendampingi pemerintah Indonesia baik pusat maupun daerah dan juga Inalum dalam bernegosiasi dengan Freeport. Selain Dentons HPRP, khusus untuk Inalum juga didampingi oleh foreign counsel yaitu Ashurst & Oentoeng Suria & Partners (OSP).

Perjuangan Dentons HPRP dalam negosisasi tentu tidaklah mudah. “Kendala pasti ada dalam setiap transaksi, khususnya transaksi yang melibatkan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BUMN, dan foreign investor seperti halnya dalam transaksi ini. Salah satunya adalah dibutuhkan waktu yang cukup untuk mengkordinasikan beberapa kementerian, lembaga dan pemda-pemda terkait,” ujar Giovanni pada Kamis (18/4).

Sebenarnya negosiasi antara Pemerintah dan Freeport telah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu. Namun negosisasi antara Inalum dan Freeport dilakukan sejak Inalum ditunjuk oleh Pemerintah untuk mengambil alih saham divestasi PT. Freeport Indonesia (PTFI), sampai dengan tanggal selesainya pengambilalihan saham dalam PTFI yaitu tanggal 21 Desember 2018. Proses negosiasi antara Inalum dan Freeport berlangsung kurang lebih selama satu setengah tahun.

Setelah serangkaian negosiasi yang telah dilakukan, akhirnya perjuangan tim kerja divestasi saham Freeport membuahkan hasil yaitu penguasaan saham mayoritas oleh pihak Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh Inalum Group dan Pemerintah Daerah terkait. Setelah lebih dari setengah abad dikelola oleh Freeport McMoran, akhirnya tambang Grasberg dikelola bersama oleh Freeport McMoran dan pihak Indonesia. PT. Freeport Indonesia kini menjadi milik pihak Indonesia sebesar 51,23% dan Freeport McMoran sebesar 48,74%. Berdasarkan hasil riset Kliklegal.com, pengambilalihan saham PT. Freeport Indonesia yang dilakukan Inalum Group, mengakibatkan Inalum Group  secara tidak langsung mengelola pertambangan dengan potensi cadangan mineral sebesar Rp1.500 triliun.

Kemudian Giovanni juga menjelaskan transaksi ini juga melibatkan Rio Tinto yang merupakan pemegang Participating Interest di Grassberg. Selain itu, sebagaimana negosiasi transaksi akuisisi pada umumnya, selain law firm juga ada keterlibatan financial advisors/ investment bankers yang mendampingi pemerintah RI dan Inalum, yaitu Danareksa Sekuritas, Morgan Stanley, dan PWC. Dokumen transaksi ditandatangani oleh pihak-pihak yang bertransaksi, dalam hal ini Inalum diwakili oleh Direktur Utama, Bapak Budi Gunadi Sadikin dan Freeport McMoran yang diwakili oleh CEO, Mr. Richard Adkerson.

Dengan pencapaian Dentons HPRP dalam menangani akuisisi PT. Freeport Indonesia ini tentu menjadikan Dentons HPRP sebagai lawfirm yang semakin dipercaya oleh publik, khususnya dalam transaksi-transaksi yang melibatkan Pemerintah Indonesia dan/atau BUMN dengan investor asing.

Vidya Nurchaliza

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*