James Purba, Lawyer Sekaligus Kurator yang Aktif di Dunia Olahraga

0
636
James Purba, Lawyer Sekaligus Kurator yang Aktif di Dunia Olahraga

James Purba, Lawyer Sekaligus Kurator yang Aktif di Dunia Olahraga

Dalam menjalani kehidupan, seorang lawyer tidak wajib terus menerus menghabiskan setiap menit waktunya untuk mengurusi perkara klien. Akan tetapi, harus diseimbangkan juga dengan menikmati kesempatan yang ada dan diisi sesuai dengan minat.

Jamaslin James Purba, pendiri James Purba & Partners Lawfirm telah membuktikan dirinya mampu menyeimbangkan tugas sebagai advokat sambil tetap menikmati hobinya dalam dunia olahraga. Selama 27 tahun berkarir di dunia lawyering, dirinya tetap mampu aktif dalam berbagai organisasi profesi bahkan ia juga menjadi pencetus lahirnya PERADI Football Club.

Kiprahnya sebagai advokat dimulai sejak lulus dari Fakultas Hukum UGM pada tahun 1992, lalu James memulai karirnya dengan bekerja di beberapa law firm ternama sejak tahun 1993 hingga 2002. Pada akhir tahun 2002, James memilih untuk mendirikan kantor firma hukumnya sendiri. Selain berprofesi sebagai advokat, ia juga merupakan seorang kurator andal yang menangani berbagai kasus kepailitan.

“Awal mula tertarik sebagai kurator yaitu tahun 1998 setelah lahir UU Kepailitan terbaru, pada saat itu saya menangani perkara kepailitan bersama dengan Hotman Paris, lalu kemudian saya ikut sertifikasi kurator tahun 2010 hingga akhirnya mendapatkan lisensi sebagai kurator,” ungkapnya melalui wawancara dengan Kliklegal pada Rabu (2/9).

Selama berkarir, James pernah menjabat sebagai ketua Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) untuk dua kali periode sejak tahun 2013 hingga tahun 2019, dan saat ini ia menjabat sebagai ketua Dewan Penasihat Kurator. Selain itu, ia juga merupakan wakil ketua umum PERADI dengan masa bhakti 2015-2020.

Membahas mengenai kegemarannya dalam dunia olahraga, beliau sangat aktif memberikan kontribusi besar pada berbagai kegiatan olahraga yang dikembangkan oleh PERADI. Tercatat cukup banyak ia mengikuti pertandingan persahabatan baik domestik maupun internasional.

“Pernah ikut pertandingan di Singapura dan Malaysia yang diadakan setiap tahun, lalu juga ikut Piala Asia yang diadakan di Pattaya tahun 2015, Bangkok tahun 2016 dan Hanoi tahun 2017, selain itu pernah juga ikut Piala Dunia Advokat di Spanyol dua kali, yaitu tahun 2016 dan 2018, untuk di Indonesia sendiri pernah mengadakan pertandingan di Jakarta, Surabaya, Jogja dan Bandung” ujarnya.

Menurutnya mengisi waktu di sela-sela kesibukan dengan kegemaran berolahraga dinilai sangat penting agar terhindar dari stress karena tuntutan pekerjaan. Manfaat lain yang dapat dirasakan juga bisa memperluas relasi serta bersosialisasi dengan berbagai rekan satu profesi baik nasional maupun internasional, mengingat pertandingan ini merupakan salah satu acara tahunan yang sangat dinantikan berbagai lawyer dari segala penjuru.

Selain menceritakan berbagai pengalamannya, James Purba juga memberikan tips sederhana bagi para lawyer muda yang sedang meniti karir dan merasa sulit menyeimbangkan pekerjaan dengan minat dan bakatnya. Dirasa sangat perlu mempertimbangkan untuk membagi waktu yang tepat, seperti hari apa saja yang harus diisi dengan pekerjaan serius kemudian diseimbangkan dengan kegiatan yang fun dan creative.

“Kehidupan tidak melulu harus bekerja, buat skala prioritas, buat planning pembagian jadwal mana sekiranya bisa kita isi dengan hobi agar tidak mudah stress, mengingat pekerjaan advokat sebagai seorang profesional dalam penegakan hukum, setiap perkara tidak hanya muncul faktor hukum saja, akan tetapi ada faktor lainnya, apalagi kita terikat dengan kode etik advokat sehingga penuh pertimbangan dalam berbagai pengambilan keputusan,” tutup James. 

 

DD

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*