Kemenkeu Prioritaskan Empat Kebijakan Fiskal 2021

0
19
Kemenkeu Prioritaskan Empat Kebijakan Fiskal 2021

Kemenkeu Prioritaskan Empat Kebijakan Fiskal 2021

Kondisi perekonomian Indonesia masih mengalami ketidakpastian akibat dari Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, dan diperkirakan akan terus berlanjut hingga tahun depan. Kemenkeu Prioritaskan Empat Kebijakan Fiskal 2021 untuk menghadapi situasi pandemi Covid-19. Yang mana tema utama dari kebijakan fiskal 2021 ini adalah percepatan program pemulihan ekonomi nasional dan melanjutkan reformasi struktural.

Pemerintah Indonesia terus melakukan kebijakan-kebijakan yang Konstruktif dengan menetapkan beberapa kebijakan Fiskal dalam RAPBN 2021. Wakil menteri keuangan (wamenkeu)Suahasil Nazara menyebutkan, bahwa pemerintah fokus terhadap percepatan program pemulihan ekonomi nasional dan melanjutkan reformasi struktural. Prioritas kebijakan fiskal yang pertama adalah melanjutkan dan mempercepat program pemulihan ekonomi nasional. Langkah-langkah di bidang kesehatan tentang penanggulangan wabah Covid-19 supaya bisa dikendalikan menjadi hal yang sangat penting dalam pemulihan ekonomi karena akar dari permasalahan ini adalah keberadaan virus yang menginfeksi banyak manusia sehingga mengganggu interaksi antar manusia dan berimplikasi kepada perputaran ekonomi. Sejalan dengan itu, kebijakan program pemulihan ekonomi yang dilakukan Pemerintah juga diprioritaskan dengan cara memperkuat perekonomian domestik supaya lebih tangguh dan berdaya saing,” kata Suahasil Jumat (11/9/2020).

Lalu untuk prioritas kebijakan fiskal 2021 yang kedua adalah penguatan reformasi struktural. Reformasi struktural akan dilakukan dengan cara terus melanjutkan program perbaikan iklim investasi dan daya saing ekonomi menjadi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk meningkatkan produktivitas melalui kebijakan pendidikan dan kesehatan.

Selanjutnya prioritas kebijakan fiskal 2021 ketiga yaitu reformasi anggaran seperti yang disampaikan oleh Wamenkeu bahwa Program kebijakan ini mencakup reformasi pada sektor penerimaan negara baik itu pada sisi perpajakan, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), maupun pada kebijakan transfer fiskal. Kemudian, peningkatkan kualitas belanja negara dan peningkatan kesinambungan fiskal jangka panjang juga menjadi bagian dari program reformasi penganggaran. “Kita akan menggunakan pelajaran dari pandemi ini pada reformasi anggaran. Saat ini, (dalam kondisi pandemi) banyak dari kegiatan pemerintah bisa dijalankan secara virtual. Pada tahun 2020 ini, kita bisa melakukan perubahan kegiatan pelayanan pemerintah menjadi secara online, pertemuan secara virtual, diskusi secara virtual dan kegiatan tanpa tatap muka lainnya. Kita akan melanjutkan apa yang bisa kita lakukan pada saat ini, dan menggunakan momentum ini untuk efisiensi pada program reformasi anggaran,” jelas Wamenkeu.

Dan terakhir prioritas kebijakan fiskal yang keempat adalah program percepatan pembangunan nasional. Hal ini diterjemahkan ke dalam percepatan prioritas pembangunan pada reformasi bidang kesehatan, reformasi bidang pendidikan, infrastruktur, teknologi informasi dan ketahanan pangan nasional. 

TM

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*