Sengketa Merek Dagang Wisata Kuliner Terkenal di Jogja “Tempo Gelato”

0
564
Sengketa Merek Dagang Wisata Kuliner Terkenal di Jogja “Tempo Gelato”

Sengketa Merek Dagang Wisata Kuliner Terkenal di Jogja “Tempo Gelato”

Pemilik Tempo Gelato mengajukan gugatan ke Pengadilan Niaga Semarang terkait adanya penggunaan merek yang sama oleh pihak lain.

Tempo Gelato merupakan salah satu wisata kuliner yang sedang naik daun yang berlokasi di Jogjakarta serta memiliki dua cabang tempat, yakni di Prawirotaman dan Jalan Kaliurang. Outlet es krim Tempo Gelato ini menawarkan berbagai gelato dengan rasa unik dan harga yang sangat terjangkau. Hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Dibalik popularitas tempat tersebut, saat ini ternyata sedang terjadi sengketa merek dagang. Pemilik Tempo Gelato, Rudy Christian Festraets mengajukan gugatan ke Pengadilan Niaga Semarang dengan nomor perkara 6/Pdt.Sus-HKI/Merek/2020/PN Niaga Semarang melalui tim kuasa hukumnya, yakni Kurnia Budi Nugroho, Wahyu Priyanka Nata Permana, Boturani Adikasih, dan Rizky Ramadhan Baried pada Rabu (2/9) lalu. Rudy menyatakan bahwa pihaknya merupakan pemakai pertama sekaligus pemilik satu-satunya merek dagang “Tempo Gelato” di Indonesia.

Dari informasi yang tertera pada akun Instagram resmi @tempogelato, PT Tempo Gelato Indonesia dibentuk oleh dua orang asal Perancis pada tahun 2014 yang terinspirasi konsep serta dekorasinya dari salah satu tempat kopi di Bali. Pihak manajemen Tempo Gelato juga menyatakan bahwa hingga saat ini penyelidikan terkait hak cipta masih berlangsung. Mereka juga menegaskan bahwa isu apapun yang menyebar dan bukan didapatkan dari laman resmi akun Instagram satu-satunya ini bukan berada dalam tanggung jawabnya dan tidak sama sekali mewakili pihak Tempo Gelato yang telah berdiri sejak tahun 2015.

Dilansir dari laman SIPP Pengadilan Niaga Semarang, kasus sengketa merek dagang Tempo Gelato dengan kelas jasa 43 dan kelas barang 30 ini bermula dari tergugat Ema Susmiyarti yang dikatakan memiliki itikad tidak baik pada saat melakukan pendaftaran merek. Dari keterangan pihak manajemen yang diunggah dalam laman pencarian Tempo Gelato, mereka sudah pindah ke outlet baru per Oktober 2019 dan seluruh aktivitas pada outlet lama sejak Februari 2020 lalu bukan dilakukan oleh pihaknya, termasuk kegiatan penjualan produk Authentic dan Original Recipe Tempo.

Dalam gugatan yang diajukan, pihak penggugat meminta kepada majelis hakim untuk memutuskan pembatalan pendaftaran merek Tempo Gelato milik pihak Tergugat dan membayar biaya perkara yang dibebankan. Hingga saat ini sengketa merek dagang Tempo Gelato masih dalam proses persidangan dan akan masuk sidang kedua yang dijadwalkan pada 21 September mendatang. 

 

DD

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*