Tender Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi dan 38 Jembatan CH Mencapai Rp25 Triliun

0
1570
Tender Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi dan 38 Jembatan CH Mencapai Rp25 Triliun

Tender Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi dan 38 Jembatan CH Mencapai Rp25 Triliun

Pengembangan kedua infrastruktur ini dilakukan melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melelang pengembangan dua proyek infrastruktur Tol Gilimanuk-Mengwi dan pergantian atau duplikasi 38 jembatan tua di Pulau Jawa atau Calendar Hamilton (CH) Bridge. Total investasi dari kedua proyek tersebut mencapai Rp 21,56 Triliun.

Rencananya, Tol Gilimanuk-Mengwi akan menghasilkan nilai investasi sebesar Rp 19,35 triliun. Kemudian nilai investasi 38 jembatan tua senilai Rp 2,35 triliun. Keduanya dilelang pada kuartal IV 2020.

Direktur Jenderal (Dirjen) Infrastruktur dan Perumahan Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan pengembangan kedua proyek itu nanti melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Kementerian PUPR terus menjalankan komunikasi dengan para investor untuk menyampaikan perkembangan terkini mengenai kedua proyek tersebut hingga tahap pra-kualifikasi nanti,” ungkap Eko dikutip pada Kamis (15/10).

Eko juga menyebutkan walaupun Indonesia sedang menghadapi pandemi covid-19, pemerintah tetap fokus pada pembangunan infrastruktur. Ia menambahkan tantangan pembangunan infrastruktur di masa pandemi ini adalah anggaran pemerintah untuk infrastruktur yang di satu sisi masih harus terfokus pada anggaran kesehatan.

“Untuk itu Kementerian PUPR terus mendorong inovasi pembangunan infrastruktur. Salah satunya lewat skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP). Ini akan ciptakan leverage dari hasil investasi, sehingga dana yang diperoleh bisa digunakan untuk bangun infrastruktur lainnya,” ucapnya.

Adapun penawaran atas Tol Gilimanuk-Mengwi dan pergantian atau duplikasi 38 jembatan tua di Pulau Jawa atau Calendar Hamilton (CH) Bridge sebagai langkah pemerintah untuk memberikan informasi kepada publik terkait proyek KPBU. “Ini untuk menjaring masukan dan minat atas proyek KPBU yang didapatkan Kementerian PUPR selaku Government Contracting Agency (GCA),” tuturnya.

Eko juga menjelaskan bahwa pembangunan kedua infrastruktur ini menerapkan protokol kesehatan yang tetap. Hal ini ditujukan agar kesehatan dapat terlindungi ditengah produktivitas.

Perlu diketahui, Tol Gilimanuk-Mengwi memiliki panjang mencapai 95,51 km. Tol tersebut menjadi ruas kedua di Bali setelah Tol Bali Mandara. Nantinya, tol ini juga terkait dengan  Jalan Tol Sumatera lalu Tol Trans Jawa yang akan terhubung hingga ke Banyuwangi, Jawa Timur.

Tol Gilimanuk-Mengwi dibangun sebagai bentuk dukungan dari pemerintah untuk mengembangkan pariwisata dan peningkatan konektivitas antar-wilayah di Bali khususnya di bagian Barat. Peningkatan konektivitas sebagai tanggapan atas kemacetan yang kerap terjadi dari Pelabuhan Gilimanuk hingga ke Metropolitan Sarbagita.

Sedangkan penggantian dan duplikasi Jembatan CH dilakukan terhadap 38 jembatan CH eksisting sebagai bentuk mitigasi risiko keruntuhan akibat overloading. Hal ini dikarenakan jembatan CH sering dilalui dengan jenis pembebanan lalu lintas BM 70 dan berada di jalan nasional serta jalur logistik utama yang mendukung Sistem Logistik Nasional (Sislognas).

Lokasi penanganan 38 jembatan CH tersebut tersebar di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dengan total panjang 3.037 meter.

 

AR

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*