Uni-Charm Indonesia Bagikan Dividen Rp79,74 Miliar, Ini Jadwal Lengkapnya

0
136
Uni-Charm Indonesia Bagikan Dividen Rp79,74 Miliar, Ini Jadwal Lengkapnya

Uni-Charm Indonesia Bagikan Dividen Rp79,74 Miliar, Ini Jadwal Lengkapnya

Hal ini sesuai dengan keputusan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan akhir pekan lalu.

PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) menetapkan dividen tunai tahun buku 2019 senilai Rp79,74 Miliar. Hal ini sesuai dengan keputusan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan akhir pekan lalu. Dilansir dalam keterbukaan informasi di BEI, bahwa dividen tersebut setara dengan Rp19,25 per saham. Untuk diketahui, perseroan memperoleh laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp398,62 Miliar sepanjang 2019, naik dibandingkan periode sama tahun lalu Rp181,25 Miliar.

Perseroan juga telah menetapkan jadwal pembagian dividen, yakni cum dividen di pasar reguler dan negosiasi, serta pasar tunai akan dilakukan pada 6-11 Agustus 2020. Kemudian, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi, serta pasar tunai akan dilaksanakan pada 7-12 Agustus 2020. Sedangkan, tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date akan dilakukan pada 11 Agustus 2020. Perseroan akan melakukan pembayaran dividen tunai pada 27 Agustus 2020.

Sebagai informasi, terhitung sejak 17 Januari 2020 perseroan masih menyisakan dana hasil penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp822,02 Miliar. Sedangkan ,dana yang baru terpakai mencapai Rp274,97 Miliar untuk membayar utang. Sementara itu, pencatatan saham perseroan yang digelar pada 20 Desember 2019 berhasil meraih dana segar sebanyak Rp1,2 Triliun. Dana tersebut rencananya digunakan untuk belanja modal sekitar 64,6 persen, untuk pembayaran utang sekitar 20,6 persen, dan sisanya sekitar 14,8 persen akan digunakan untuk modal kerja.

Setelah IPO saham, komposisi pemegang saham Uni-Charm menjadi 59,20 persen UC Corporation, 20,80 persen Purinusa, dan 20 persen Masyarakat. Adapun, Penjamin Pelaksana Emisi Efek Penawaran Umum Saham Perdana perseroan adalah PT Sinarmas Sekuritas. Sementara itu, hingga triwulan I-2020, perseroan mencatatkan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp 131,35 Miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 99,6 Miliar. Untuk pendapatan bersih naik menjadi Rp2,04 Triliun, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp2,01 Triliun. Beban pokok juga terangkat menjadi Rp1,53 triliun dari semula Rp1,51 Triliun, sehingga membuat laba bruto meraih Rp 510,56 Miliar dari sebelumnya Rp 500,51 Miliar.

 

SF

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*