Urgensi Kemenkeu Siapkan Omnibus Law Sektor Keuangan

0
58
Urgensi Kemenkeu Siapkan Omnibus Law Sektor Keuangan

Urgensi Kemenkeu Siapkan Omnibus Law Sektor Keuangan

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah menyiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law sektor keuangan yang mana penyusunan ini merupakan salah satu bagian dari 9 kegiatan strategis Badan kebijakan Fiskal (BKF) 2021.

Kemenkeu segera menyiapkan RUU Omnibus Law sektor keuangan untuk menyikapi akibat Pandemi Covid-19 yang belum redam hingga saat ini. Kemudian, Kemenkeu juga menyebutkan pengembangan dan penguatan sektor keuangan merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karenanya, RUU ini dipersiapkan untuk bisa mendukung pendalaman sektor keuangan agar dapat sejalan dengan perkembangan global dan domestik.

Adapun beberapa urgensi penyusunan RUU Omnibus Law Sektor Keuangan ini, yaitu;

  1. Omnibus Law dipertimbangkan sebagai solusi dan terobosan untuk menyelesaikan hambatan regulasi yang tersebar di banyak UU sektor jasa keuangan;
  2. RUU pengembangan dan penguatan sektor keuangan masuk dalam program legislasi nasional;
  3. Untuk dapat mempersiapkan penyusunan RUU diperlukan naskah akademis yang tersusun untuk dapat segera diselesaikan.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani tidak mengelak, bahwa pihak kementeriannya sedang menyiapkan RUU omnibus law Sektor Keuangan. Tetapi, Sri Mulyani belum mau buka suara mengenai substansi beleid omnibus law sektor keuangan tersebut. “Kita akan sampaikan saja kalau sudah saatnya,” tutur Sri Mulyani saat konferensi pers, Selasa (15/9).

Lebih lanjut, Sri Mulyani juga menjelaskan pemerintah juga tengah melakukan kajian terkait reformasi keuangan di tengah krisis pandemi covid-19 untuk mengantisipasi dampak dari pandemi Covid-19 yang tentunya dapat berdampak pada stabilitas sistem keuangan. Meskipun dalam beberapa tahun ini komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) telah melakukan beberapa kali simulasi krisis serta mendeteksi sejumlah isu, namun, masih dijumpai sejumlah kendala yang dihadapi yang akan mengganggu sektor keuangan. Dengan demikian, penguatan kerangka kerja stabilitas sistem keuangan perlu segera dilakukan menurut Sri Mulyani, dengan teliti dan hati-hati.

“Kajian tersebut disusun dengan mempertimbangkan keadaan sektor keuangan saat ini dan dilakukan penilaian forward looking, termasuk pada simulasi penangan krisis secara berkala oleh KSSK.” Kata Sri Mulyani.

TM

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*