Pemerintah Targetkan Skema LCS Selesai Oktober 2019

0
26

LCS telah sampai di tahap ratifikasi antarkementerian dan sudah diajukan ke Setneg

Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) terkait pembiayaan Limited Concession Scheme (LCS) telah sampai di tahap ratifikasi antarkementerian. Pemerintah menargetkan skema ini dapat segera digunakan pada Oktober 2019.

Mengutip bisnis.com, Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Wahyu Utomo mengatakan saat ini Perpres tentang skema LCS sudah diajukan ke Kementerian Sekretariat Negara (Setneg). Proses tersebut merupakan lanjutan setelah mendapat ratifikasi di tingkat kementerian.

Wahyu melanjutkan bahwa rencana LCS harus diratifikasi sejumlah kementerian dan lembaga terkait. Kementerian yang telah menyetujui rancangan ini diantaranya Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan. Jika rancangan Perpres telah disetujui Setneg, nantinya akan dibawa ke Presiden Joko Widodo untuk disahkan.

“Seharusnya kalau sudah di Setneg proses pengesahannya akan cepat. Saya harap bisa segera diratifikasi,” jelas Wahyu saat ditemui Rabu (2/10) di Jakarta.

Kementerian Perhubungan sebenarnya juga telah mengajukan rencana penggunaan LCS untuk sebuah proyek dari satu tahun yang lalu. Hal ini belum kunjung direalisasikan karena skema LCS masih terhambat di tingkat kementerian.

LCS merupakan skema pengelolaan dan pendanaan aset untuk swasta. Badan usaha akan mengantongi konsesi untuk pengelolaan aset setelah membayar ke pemerintah. Nantinya pemerintah dapat menggunakan dana tersebut untuk membiayai infrastruktur dan pembangunan lainnya.

Rencana awalnya, sebuah bandara akan ditawarkan dengan skema LCS ke pihak-pihak yang berminat. Namun, Wahyu tidak menutup kemungkinan aset negara yang ditawarkan bisa kembali berubah ataupun berubah.

ZNA

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*