Teken MoU, BPP HIPMI dan Krakatau Steel Lakukan Sinergitas Guna Memajukan Industri Baja Nasional

0
22
Teken MoU, BPP HIPMI dan Krakatau Steel Lakukan Sinergitas Guna Memajukan Industri Baja Nasional

Teken MoU, BPP HIPMI dan Krakatau Steel Lakukan Sinergitas Guna Memajukan Industri Baja Nasional

“Kerja sama ini dilakukan guna menguatkan sinergi antara BUMN dan swasta untuk memajukan industri baja nasional melalui pemanfaatan kompetensi, fasilitas, jasa dan produk yang dimiliki baik oleh HIPMI maupun Krakatau Steel”.

Sebagai upaya untuk membangun kemandirian industri baja nasional, Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) menjalin kerja sama dengan PT Krakatau Steel Tbk. Kerja sama tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani H. Maming dengan Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk, Silmy Karim pada hari Selasa (28/7) lalu, di Gedung Wisma Baja, Jakarta Selatan.

Dalam sambutannya, Mardani mengatakan, kerja sama ini dilakukan guna meningkatkan sinergi antara BUMN dan Swasta untuk memajukan industri baja nasional melalui pemanfaatan kompetensi, fasilitas, jasa dan produk yang dimiliki baik oleh HIPMI maupun Krakatau Steel.

“HIPMI sangat mengapresiasi Krakatau Steel, khususnya Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk, Bapak Silmy Karim yang juga senior HIPMI. Beliau berhasil membawa Krakatau Steel menjadi jauh lebih baik terlihat dari laporan keuangan semester satu. Yang mana profit dan usaha-usaha menekan efisiensi yang sudah dilakukan Krakatau Steel dalam satu tahun ke belakang. Ini merupakan terobosan Krakatau Steel setelah delapan tahun merugi,” ujarnya.

Mardani menuturkan, pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dirut PT Krakatau Steel, Silmy Karim atas kerjasamanya, karena telah berkolaborasi sebagai partner. 

“HIPMI sangat menyambut baik dan siap mendukung atas kerja sama yang dilakukan. HIPMI bangga memiliki senior seperti Dirut KS, yang sudah benar-benar menunjukkan bahwa kader HIPMI bisa memberikan kontribusi dan performa positif sebagai profesional di BUMN. Banyak kader-kader HIPMI yang membuktikan itu, salah satunya Kepala BKPM, Menteri BUMN, dan juga Dirut KS,” ucapnya.

Ia berharap, dengan adanya kerja sama ini, pemerintah bisa memproteksi dan mendukung kemajuan industri baja nasional.

“Salah satunya dengan sinergi BUMN dan juga proyek-proyek pemerintah. Terutama untuk proyek-proyek infrastruktur di dalam negeri agar menggunakan produk baja yang dihasilkan manufaktur nasional,” tandasnya,

Selain itu, Mardani meyakini, dalam waktu 5 hingga 10 tahun kedepan, Indonesia akan dipimpin oleh seorang anak muda yang memasuki era bonus demografi. Katanya, pada era ini pemerintah harus berperan aktif untuk membuatkan regulasi agar anak muda berani menjadi seorang pengusaha.

“Kalau tidak ada regulasi atau ruang lingkup, mau jadi pengusaha takut, modal susah persaingan ketat. Kalau kita tidak membuat regulasi untuk anak muda, era bencana bonus demografi yang kita hadapi. Karena kita tidak mempersiapkan anak muda kalau tidak dibuat regulasinya, tidak ada masa transisi. Anak muda harus diberi kesempatan,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama, PT Krakatau Steel Tbk, Silmy Karim mengatakan,  pihaknya akan menciptakan sinergi yang harmonis dengan semua pihak untuk mendayagunakan potensi yang ada agar dapat memberikan kebaikan pada industri baja nasional.

“Krakatau Steel membuka kesempatan untuk pihak swasta khususnya pengusaha muda untuk bisa  kolaborasi dengan Krakatau Steel sesuai dengan arahan Presiden dan Menteri BUMN,” jelas Silmy.

Silmy menerangkan, selain melalui kerjasama ini dalam membangun kemandirian industri baja untuk memajukan UMKM dan industri baja nasional, Krakatau Steel pun melakukan program hilirisasi yang sudah dimulai beberapa waktu lalu.

“Inovasi bisnis yang dilakukan Krakatau Steel dalam masa pandemi Covid-19 seperti memproduksi baja ringan merk KS juga merupakan suatu hal yang luar biasa. Krakatau Steel masuk ke hilirisasi produk tanpa mematikan pemain swasta, malah bekerjasama,” tukasnya.

Sebagai penutup, Silmy menyebutkan, dirinya bahagia pernah menjadi bagian dari HIPMI. Ia mengaku, diberi banyak kesempatan dan dibina banyak orang saat bergabung di HIPMI.

“Ini hal yang baik, ini menjadi hutang buat saya untuk mendorong rekan-rekan yang lebih muda untuk bisa menjadi pejuang-pejuang tangguh. Dalam kesempatan ini, saya juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi ini dan saya merespon positif, semangat untuk kita bisa saling mensupport. Niat baik industri baja dan kebutuhan infrastruktur, serta kebutuhan-kebutuhan akan pembangunan industri ke depan ini, bila Krakatau Steel bisa bersinergi dengan HIPMI di seluruh Indonesia tentunya saling mensupport,” tutupnya.

 

SF

Dipromosikan

TINGGALKAN JAWABAN

Masukkan komentar Anda!
Mohon masukkan nama Anda di sini

*