Evergrande Jual Rugi Sahamnya di Perusahaan Streaming Film Untuk Penyelamatan Usaha

Evergrande Jual Rugi Sahamnya di Perusahaan Streaming Film Untuk Penyelamatan Usaha
Image Source by jurnas.com

Evergrande Jual Rugi Sahamnya di Perusahaan Streaming Film Untuk Penyelamatan Usaha

Evergrande menjual seluruh kepemilikan sahamnya di Hang Ten guna membayar tunggakan utang perusahaan.

Perusahaan real estate besar di China, Evergrande, diketahui tengah mengalami krisis keuangan akibat tunggakan utang dan terpaksa harus melakukan langkah penyelamatan usaha.

Pada Kamis (18/11), Evergrande mengumumkan penjualan seluruh saham yang dimiliki Evergrande di perusahaan streaming film dan televisi Hang Ten Network Holdings.

Atas penjualan saham, Evergrande meraup sekitar 2,13 miliar Hong Kong Dollar (HKD). Perusahaan mengakui bahwa transaksi tersebut merupakan jual rugi. Kerugian ditaksir mencapai 8,5 miliar HKD.

Transaksi dilakukan dengan penandatanganan perjanjian antara Evergrande dengan Allied Resources Investment Holding Ltd untuk menjual 1,66 miliar saham HengTen dengan harga 1,28 HKD per lembar saham dan diskon sebesar 24 persen dari harga penutupan.

Hasil penjualan nantinya akan digunakan untuk melakukan pembayaran utang perusahaan atas bunga pinjaman.

Saat ini Evergrande sedang dalam kondisi terlilit jatuh tempo pelunasan utang dengan nilai total kewajiban yang mencapai 300 miliar US Dollar (USD) yang mana sekitar 19 miliar USD diantaranya merupakan obligasi pasar internasional.

Beberapa saat lalu, Evergrande diketahui baru saja terhindari dari gagal bayar (default) atas utang obligasi di menit di saat-saat terakhir sebelum jatuh tempo.

Pembayaran dapat dilakukan Evergrande dengan menjual 5.7 persen kepemilikan saham di Heng Ten yang menghasilkan sekitar 145 juta USD. Pembayaran dilakukan tepat satu hari sebelum batas waktu pembayaran bunga.

Dilansir melalui Reuters (11/11), Evergrande disebut memiliki utang atas pembayaran bunga kepada investor dengan total mencapai 150 juta USD pada tiga obligasi dengan masa tenggang pada 9 November 2021.

Dengan demikian, Evergrande telah melepaskan seluruh kepemilikan sahamnya pada perusahaan Heng Ten. Sebelumnya, Evergrande merupakan pemilik saham mayoritas.

Selain itu, per tanggal 28 Desember 2021 nanti Evergrande juga akan dihadapkan dengan jadwal jatuh tempo kupon dengan total lebih dari 255 miliar USD.

Adapun kondisi krisis keuangan dan potensi gagal bayar atas utang yang dialami oleh Evergrande ini memiliki dampak besar terhadap perekonomian China dan global.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, salah satu potensi yang dapat terjadi apabila Evergrande gagal membayarkan utang-utangnya adalah ketidakpastian keuangan global, yang akan mengarah pula pada tekanan kurs Rupiah.

 

PNW

Dipromosikan